Tempat Ibadah Jadi Lokasi Vaksinasi Massal, 1.421 Tokoh Lintas Agama di NTB Divaksin Covid-19

Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah memantau pelaksanaan vaksinasi massal bagi tokoh lintas agama di Islamic Center NTB, Senin, 29 Maret 2021. (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB memanfaatkan tempat ibadah seperti masjid menjadi lokasi pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19. Pemprov NTB memulai dengan melakukan vaksinasi kepada 1.421 tokoh agama lintas agama di Islamic Center NTB, Senin, 29 Maret 2021.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., menegaskan vaksinasi Covid-19 harus berlangsung dengan cepat. Sehingga, pelaksanaan vaksinasi massal di tempat-tempat ibadah, baik masjid, gereja dan pura akan dilakukan.

Iklan

‘’Semua stok vaksin yang masuk ke NTB harus cepat terdistribusi. Tentunya dengan melihat prioritas. Seperti tenaga kesehatan, TNI/Polri, Lansia. Tapi kalau misalnya ada yang terhambat, cepat didistribusikan ke yang lain,’’ ujar Wagub dikonfirmasi usai memantau pelaksanaan vaksinasi bagi tokoh agama lintas agama di Islamic Center NTB, Senin, 29 Maret 2021.

Salah seorang tokoh agama menjalani skrining sebelum menjalani vaksinasi Covid-19 di Islamic Center NTB, Senin, 29 Maret 2021. (Suara NTB/nas)

Wagub mengatakan, respons para tokoh lintas agama untuk vaksinasi massal cukup tinggi. Dari target 1.000 orang selama dua hari. Tokoh lintas agama di NTB yang mendaftar untuk vaksinasi meningkat menjadi 1.421 orang.

‘’Jadi, jangan khawatir. Masyarakat NTB sudah semakin melek, paham, betapa vaksinasi ini penting dan kita butuhkan untuk menahan laju penularan Covid-19,’’ terangnya.

Orang nomor dua di NTB ini mengatakan vaksinasi massal bukan saja akan dilakukan di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center. Tetapi juga di masjid-masjid lainnya di NTB.

“Pokoknya setiap permintaan kita akan layani. Makanya butuh koordinasi dengan semua pihak, dengan FKUB itu semua sudah dilakukan. Tinggal sekarang dijalankan,” katanya.

Wagub menambahkan, tempat ibadah lainnya seperti gereja dan pura juga bisa menjadi lokasi pelaksanaan vaksinasi massal. “Karena sebenarnya ini, tujuannya vaksinasi berjalan dengan cepat dan tepat sasaran,” terangnya.

Ditanya mengenai vaksinasi lansia yang masih lamban di Kota Mataram, Wagub meminta semua orang yang punya orang tua lansia agar membawanya mendapatkan vaksin di tempat vaksinasi. Menurutnya, tuga bagi yang muda untuk mengedukasi para lansia mengenai pentingnya vaksinasi.

“Masa’ kita yang muda-muda diproteksi kemudian orang tua kita berikan tak terproteksi. Kan kasihan,” katanya.

Terpisah, Asisten I Setda NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si., menyebutkan jumlah tokoh lintas agama yang terdaftar untuk divaksinasi di Islamic Center sebanyak 1.421 orang. Vaksinasi dilakukan selama dua hari.

“Sebanyak 1.421 orang tokoh lintas agama. Bukan hanya Kota Mataram tetapi se – NTB. Antusiasmenya tinggi,” terang Eva. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional