Teluk Saleh Terancam Aksi Pencurian dan Pengeboman Ikan

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Perairan Teluk Saleh kini makin terancam oleh aksi illegal fishing, pengeboman dan potasium. Sementara di area perairan tersebut terdapat sejumlah obyek wisata vital seperti Pulau Moyo, Gili Tapan, Gili Dangar dan Tanjung Menangis. Sehingga diminta kepada Pemkab untuk mengambil langkah langkah penyelamatan secara terpadu berkoordinasi dengan Pemprov.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H. Ilham Mustami S.Ag, kepada Suara NTB, Seni, 2 April 2018. Teluk Saleh yang kaya akan potensi laut dan perikanan, kini menjadi sorotan. Seiring dengan sentuhan berbagai program pemerintah, salah satunya Sail SAMOTA.

Iklan

Di dalam Teluk Saleh, selain Pulau Moyo yang ikonik, juga terdapat Gili Tapan, Gili Dangar sebagai destinasi wisata masa depan. Tanjung Menangis dan kawasan SAMOTA akan menjadi destinasi andalan baru.

Tetapi, kondisinya saat ini cukup memperihatinkan. Terumbu karang rusak, jenis ikan berkurang akibat pengeboman dan illegal fishing yang terus terjadi. Sehingga tak hanya mengancam terumbu karang dan ikan, tetapi juga biota laut lainnya.

Pihaknya sadar tidak akan pernah mudah meminimalisir aksi tersebut. Namun mesti ada langkah langkah nyata dari Pemkab untuk melakukan penyelamatan. “Meski sekarang laut jadi kewenangan provinsi, namun lokasinya dan masyarakatnya ada di daerah kita,” terang H. Ilham.

Makanya, Pemkab harus mulai membuat program terpadu untuk penyelamatan Teluk Saleh. Bisa dengan mengintensifkan patroli laut. Kerjasama dengan Pol Air dan pihak Provinsi mendukung dari sisi anggaran maupun peralatan.

Kemudian, memberikan dukungan kepada lembaga komunitas masyarakat yang peduli dengan lingkungan laut, teruama pengamanan terumbu karang melalui implantasi dan lainnya. Serta membangun rumpon rumpon di seluruh perairan Teluk Saleh untuk mengembalikan lagi kondisi alam Teluk Saleh. Agar bisa nyaman ditempati oleh seluruh jenis ikan untuk berkembang biak.

Kedepannya, Teluk Saleh yang telah dilabeli akuarium laut dunia akan menjadi potensi berharga untuk pembangunan daerah ini. “Pemerintah daerah sudah harus melakukan langkah lebih serius lagi menjaga Teluk Saleh,”pungkasnya. (arn)