Tekan Laju Pertumbuhan Covid-19, Aplikasi Mobile JKN Makin Canggih

Narasumber : Naswin Haeri

Selong (suarantb.com) – Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) resmi dinyatakan sebagai Pandemi sejak bulan Maret 2020 oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Pandemi adalah epidemi yang telah menyebar ke beberapa benua atau negara yang mempengaruhi masyarakat dalam jumlah besar, bahkan per 2 april saat ini, pasien yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 menembus angka 3,3 juta orang dari seluruh dunia. Di Indonesia hari ini, 2 Mei 2020 tepat dua bulan Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia sejak pertama kali di umumkan pada 2 Maret 2020.

Penyebaran Covid-19 ini telah menjangkau seluruh provinsi di Indonesia, bahkan data hingga Sabtu pagi, 2 Mei 2020 tercatat sebanyak 10.551 kasus Covid-19 dengan total korban meninggal dunia karena kasus ini telah mencapai angka 800 orang dan yang dinyatakan sembuh sebanyak 1591 orang. Tentu penanganan kasus Covid-19 ini menjadi perhatian dari seluruh dunia termasuk di Indonesia. Bahkan sejak bulan Maret pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk belajar, bekerja, dan beribadah di dalam rumah.

Iklan

Menanggapi himbauan pemerintah tersebut, banyak instansi layanan yang mulai mengembangkan model pelayanan berbasis teknologi agar memungkinkan masyarakat untuk dapat mengakses layanan tanpa harus keluar dari rumah. Tidak ingin ketinggalan, BPJS Kesehatan telah mencetak berbagai inovasi untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan di rumah saja tanpa harus keluar rumah. Seperti halnya dirasakan oleh Naswin Haeri warga Kabupaten Lombok Timur yang saat itu sedang mengakses Aplikasi Mobile JKN. Haeri panggilannya sangat antusias memperkenalkan Aplikasi Mobile JKN kepada tim Jamkesnews.

“Di tengah wabah corona ini, aplikasi ini bagi saya dan keluarga sangat bermanfaat karena saya tidak perlu ke kantor untuk melakukan layanan administrasi seperti mengubah fasilitas kesehatan, informasi seputar JKN-KIS bahkan kalau kartu saya hilang saya tidak perlu ke kantor BPJS Kesehatan untuk mencetak kartu karena ada KIS Digital di aplikasi Mobile JKN,” cerita Haeri.

  Cukup Satu Genggaman, Semua Beres Karena Ada Mobile JKN

Haeri dan keluarga menuturkan manfaat dari Mobile JKN ini ketika ia ingin merubah faskes bahkan Haeri mengapresiasi layanan fitur baru dari BPJS Kesehatan yang dapat melakukan skrining Mandiri Covid-19. Skrining Mandiri Covid-19 disinyalir dapat menekan laju pertumbuhan Covid-19 karena kita dapat mengetahui postensi penularan Covid-19 secara Mandiri.  “Saya baru tahu ada fitur ini, canggih ya,” cerita Haeri. (r/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here