Tekan Jumlah Korban Covid-19

H. Lalu Gita Ariadi (Suara NTB/ist)

Sekda NTB selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Drs.H.L.Gita Ariadi mengajak semua pihak,  untuk terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19.

Demikian disampaikan Sekda melalui rilisnya, Rabu, 2 Desember 2020. Disebutkan bahwa hingga Rabu, 2 Desember 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RS Dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Laboratorium TCM RSUD Bima sebanyak 258 sampel dengan hasil 245 sampel negatif, 1 (satu) sampel positif ulangan, dan 12 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut, yaitu  1. Pasien nomor 4793, an. R, perempuan, usia 70 tahun.

Iklan

Kemarin juga terdapat satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 4802, an. H, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Desa Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien dilakukan tata laksana Covid-19. Dengan adanya tambahan 12 kasus baru terkonfirmasi positif, 51 tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di NTB sampai kemarin sebanyak 4.804 orang. Dengan rincian 3.995 orang sudah sembuh, 256 meninggal dunia, serta 553 orang masih positif.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Kendati kecenderungan kasus Covid-19 melandai, Sekda tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktivitas sosial dan ekonomi. Terutama di tempat-tempat keramaian seperti mal, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta di berbagai tempat diselenggarakannya kegiatan-kegiatan sosial. Dengan adanya tambahan kasus terkonfirmasi positif baru menandakan Covid-19 nyata dan masih harus diwaspadai.

‘’Oleh karenanya hal terpenting bagi kita untuk dapat beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19. Agar kita semua dapat tetap beraktivitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi ini,’’ pesannya. (r)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional