Tata Kawasan Taman Bersepeda, 10 KK Warga Meninting akan Direlokasi

Ilustrasi Kawasan Taman Bersepeda. (Sumber : Pinkbike)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemda Lombok Barat (Lobar) berencana merelokasi 10 KK warga di daerah Meninting untuk pelebaran sempadan sungai Meninting yang akan dibangun dan ditata menuju kawasan taman bersepeda (Bike Park) Internasional. Selain itu pemda akan menukar lahan  yang ada di pinggir pantai Meninting agar viewnya menyambung dengan Bike Park.

“Kami berencana akan relokasi sebanyak 10 rumah Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di sempadannya. Yang tinggal di kampung itu tidak,” ujar Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis, 6 Agustus 2020. Diakui Fauzan, sebenarnya terdapat sekitar 30 rumah yang terdampak. Namun hanya 10 KK yang direlokasi karena berada di sempadan sungai. Pihaknya akan melakukan pembebasan atas lahan itu. Sedangkan sisanya akan dilakukan penataan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW).“Tetap di sana di rumahnya (lahannya), cuma ditata biar rapi,” ungkapnya.

Iklan

Relokasi rumah warga ini sudah lama direncanakan pemda. Bahkan sempat akan dilakukan, hanya saja terkendala keinginan masyarakat yang ingin direlokasi tetap di dusun itu. Hal itu membuat pihaknya mencari cara lain. “Ada satu-satunya tanah (lahan kosong) di sana cuma harganya mahal sekali,” ungkapnya.  Penataan kawasan ini jelas dia terintegrasi dengan pembangunan bike park bertarap internasional di kawasan setempat. Pihaknya berharap pembangunan bike park itu bisa rampung pada 2021 nanti. Sebab itu akan berintegrasi dengan revitalisasi Senggigi yang dimulai tahun ini.

Sebelumnya, pembahasan pembebasan lahan untuk akses menuju bike park ini sudah dibahas Pemkab Lobar. Sekitar 6-8 meter lebar sempadan sungai sampai pantai yang rencanya dibebaskan. Sedangkan untuk pembangunan fisik talud sempadan pantai dilakukan oleh BWS.

Kepala Dinas PUPR Lobar, Made Arthadana mengaku sudah berkoordinasi dengan provinsi, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) dan BWS untuk mensinkronisasi. Dari rencana desain milik provinsi bike park itu seluas 2,7 hektar.

Diketahui, Bike Park tersebut terdiri dari 6.spot. Spot-1 yang berlokasi di Meninting dengan wisata air & kuliner, Spot-2 di wilayah Montong, Spot-3 di wilayah Batulayar dengan Wisata Religi, Spot-4 berada di ‘Batubolong’ Wisata Religi, Spot-5 di Senggigi berupa Wisata Seni & budaya dan Spot-6 di Pantai Kerandangan dengan wisata air dan kuliner. Tahun lalu provinsi mulai membangun kawasan itu dengan nilai Rp 1,6 miliar. Dilanjutkan pada tahun ini dengan dana APBN sekitar Rp17 miliar melalui BPPW. “Pak Bupati mengarahkan perencanaan pengembangan harus terintegrasi dengan kawasan Meninting,” jelasnya. Sehingga Pemkab Lobar diharapkan bisa membantu pembebasan lahan di area itu. Agar bagian bike park bisa langsung pemandangan menuju pantai. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here