Tarung Derajat Kirim Lima Atlet Masuk Final

Bogor (suarantb.com) – Laga semifinal tarung derajat PON XIX/2016 yang berlangsung hari ini, 27 September 2016 menunjukkan hasil menggembirakan bagi NTB. Pasalnya, lima petarung NTB lolos masuk laga final. Demikian pengakuan pelatih tarung derajat NTB, Abdul Khair saat dikonfirmasi suarantb.com melalui telepon, Selasa, 27 September 2016.

“Alhamdulillah dari tujuh yang masuk semifinal, lima atlet kami berhasil lolos final,” jelasnya penuh syukur.

Iklan

Lima atlet tersebut adalah Rina Selviana, Kurniawan, Munakip, Murdani dan Novi Jayanti. Rina Selviana di kelas 45,1-50 kg menang atas Ismiati Amelia asal Jawa Timur dengan skor 2-1. Dan akan dijamu atlet tuan rumah, Yesti Fransiska dalam laga final besok, Rabu, 28 September 2016.

Kurniawan sukses menang KO atas petarung Kalbar, Febry Winarto di kelas 75,1-80 kg. Jenar Junianto Utomo, petarung Jatim akan menjadi lawannya di laga final.

Murdani di kelas 67,1-70 kg mengakhiri perlawanan atlet Jabar, Abdul Muis dengan skor menang KO dan kenang-kenangan kaki patah untuk Muis. Di babak final, ia akan menghadapi Kandar Hasan asal Aceh.

Munakip yang berambisi menyabet emas PON berhasil mengalahkan petarung Sumut, Edvin Rio Rianto di kelas 60,1-64 kg 3-0. Dan di final akan dijamu petarung Jabar, Junianto. Kemenangan Novi Jayanti di kelas 50,1-54 kg atas atlet DIY Adela Sentiadevi 3-0 juga mengantarkannya masuk final. Ia akan menghadapi atlet Kalbar, Novian Yanti.

Dua atlet NTB yang juga masuk semifinal Ririn Sulastri di kelas 54,1-58 kg dan M Yamin 64,1-67 kg gagal masuk final. Dan harus puas dengan perunggu. Ririn dikalahkan atlet Lampung, Elisa dan Yamin dikalahkan atlet Bali I Nengah Sudika.

Abdul Khair menyatakan kelima atletnya yang akan turun final dalam kondisi fit. “Kami siap buat besok, atlet kami dalam kondisi fit, tidak ada yang cedera,” ujarnya.

Mengenai strategi untuk bertarung di final, khususnya untuk bisa menang dari atlet tuan rumah, Khair menyatakan atletnya hanya terutama difokuskan untuk bermain teknik. “Kita fokus di bermain teknik dan taktis saja. Kalau untuk menyerang, harus gunakan serangan cepat dan berimbang lah antara bertahan dan menyerang,” jelasnya.

Selain itu, Khair juga mengakui kondisi fisik atletnya sudah di atas rata-rata dibanding petarung lain. “Fisik atlet kita sudah di atas rata-rata, buktinya dua orang bisa menang KO. Ini juga pencapaian yang luar biasa, lima orang bisa masuk final.  Semoga bisa dapat lima emas untuk mencapai target libas,” harapnya. (ros)