Tarif CHT Naik, Harga Rokok Belum Ada Penyesuaian

Salah satu pengecer rokok di Mataram mengaku belum ada penyesuaian harga rokok seiring tarif baru CHT.(Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah resmi memberlakukan tarif baru Cukai Hasil Tembakau (CHT) per 1 Februari 2021 ini.  Penyesuaian tarif secara otomatis akan mengerek harga rokok naik signifikan. Aturan terkait tarif baru cukai rokok tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 198/PMK.010/2020 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau. Rata-rata kenaikan tarif cukai rokok untuk tahun 2021 ini mencapai 12,5 persen.

Para perokok gusar sejak pemerintah mewacanakan kenaikan tarif CHT yang sudah resmi diberlakukan. Harga rokok diproyeksi melambung. Meski resmi tarif CHT baru berlaku, rupanya belum serta merta harga rokok langsung menyesuaikan. “Belum ada informasi kenaikan harga rokok. Masih harga seperti biasa,” kata Sri Supiati, salah satu pedagang rokok eceran.

Iklan

Beberapa sampel kios pengecer rokok di Kota Mataram kepada media ini mengatakan, masih tetap memberlakukan harga lama. Apalagi rokok-rokok yang sudah mereka stok masih belum terjual seluruhnya. “Kita tunggu saja nanti kalau misalnya ada harga baru dari distributornya,” kata Darmawati, pedagang rokok eceran lainnya.

Ketua Forum Komunikasi Sales dan Marketing (FKSM) Provinsi NTB, Jefri juga mengatakan hal yang sama. Sejauh ini perusahaan penyuplai belum mengkonfirmasi adanya kenaikan harga rokok. Manajer salah satu supermarket di Mataram ini kepada Suara NTB mengatakan, sebelumnya terjadi kenaikan harga rokok. Kenaikannya sebesar 5 persen untuk beberapa merek rokok tertentu. Namun kenaikannya saat itu disebut bukan karena penyesuaian CHT, mungkin karena penyesuaian dari kenaikan biaya-biaya produksi.

Untuk diberlakukan kenaikan harga rokok, biasanya masing-masing perusahaan (merek) akan memberikan daftar harga baru. Namun sampai Senin, 1 Februari 2021, belum ada konfirmasinya. Jefri meyakini, meski pemerintah telah memberlakukan tarif cukai rokok yang baru, tidak serta merta harga baru rokok mengikuti. Ada tahapan, misalnya sebulan atau dua bulan setelah pemerintah memberlakukan aturan baru. Sembari perusahaan menghabiskan penjualan rokok-rokok stok lama. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional