Target Pembangunan Hotel Molor, ITDC Fokus Tuntaskan Sirkuit MotoGP

ITDC focus menuntaskan pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika tepat waktu. Tampak ekskavator sedang bekerja di areal Sirkuit Mandalika. (Suara NTB/ITDC)

Praya (Suara NTB) – Pembangunan sejumlah hotel di dalam kawasan The Mandalika Kuta kemungkinan molor dari target awal. Meski demikian, hal itu tidak akan sampai mengganggu apalagi menghambat proses pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika.

Demikian diungkapkan Direktur Kontruksi dan Operasi PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Ngurah Wirawan, saat dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 14 Februari 2020.

Iklan

‘’Kalau soal target penyelesaian pembangunan hotel di dalam kawasan The Mandalika saya tidak bisa komentar untuk saat ini. Karena memang bicara pembangunan hotel, komplek persoalannya. Tapi kalau soal pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika, kita gass poll,’’ ujarnya.

Dikatakan, pembangunan hotel menjadi urusan pihak investor. Jadi kalau kemudian dikatakan proses pembangunan hotelnya terlambat ataupun molor, pihaknya tidak bisa intervensi. Karena itu bukan menjadi urusan ITDC.

‘’Yang kita fokuskan saat ini ialah bagaimana bisa menuntaskan proses pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika tepat waktu, itu saja. Kalau soal pembangunan hotel, kita belum bisa komentar,’’ imbuhnya.

Menurutnya, kalau pembangunan hotel molor itu bukan jadi persoalan. Walaupun pihaknya berharap pembangunan hotel di dalam kawasan The Mandalika bisa selesai secepatnya. Karena yang paling penting sekarang ialah bagaimana menyelesaikan pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika. Karena kalau pembangunan sirkuit molor, itu yang jadi persoalan.

Mengingat, jadwal gelaran balap MotoGP sudah dipatok digelar tahun 2021. Tidak bisa diundur lagi. Sehingga pembangunan sirkuit MotoGP menjadi prioritas utama untuk dituntaskan. ‘’Kalau sirkuit harus selesai dibangun tepat waktu dan tidak bisa ditawar-tawar lagi,’’ ujarnya.

Ia menjelaskan, kesiapan hotel di dalam kawasan tentu sangat penting. Karena bisa menjadi salah satu elemen pendukung suksesnya gelaran balap MotoGP nantinya. Terutama dari sisi kesiapan akomodasi. Tapi kalaupun hotelnya belum selesai dibangun saat balap MotoGP digelar, masih banyak hotel-hotel lainnya di daerah ini yang siap menampung wisatawan ataupun pembalap nantinya.

‘’Intinya sirkuit MotoGP-nya selesai dibangun dulu. Kalau soal hotel, meski belum siap asalnya sirkuit MotoGP Mandalika sudah selesai dibangun, balap MotoGP tetap akan digelar. Tapi kalau sirkuitnya yang belum selesai, ini baru masalah,’’ imbuhnya.

Sampai sejauh ini sudah ada tujuh investor yang sudah menandatangani kesepakatan investasi pembangunan hotel di dalam kawasan The Mandalika. Diantaranya, Hotel Pullman, Paramount Hotel serta Royal Tulip. Namun baru Hotel Pullman yang menunjukkan proggres yang berarti. Kendati saat ini proses pembangunannya terlambat. (kir)