Target 45.000 Vaksinasi Per Hari

H. Lalu Hamzi Fikri (Suara NTB/nas)

PASOKAN vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai lancar. Kemenkes mengirim vaksin dua kali dalam seminggu. Supaya vaksin yang datang cepat terserap, NTB menargetkan 45.000 vaksinasi per hari.

‘’Sekarang dua kali seminggu vaksin datang. Dulu sekali seminggu sekitar 50.000 dosis. Sekarang dua sampai tiga kali lipat yang datang. Yang jelas besok kita menargetkan vaksinasi 45.000 vaksinasi per hari,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, M.M., MARS., dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Kamis, 9 September 2021.

Iklan

Ia mengatakan, target vaksinasi sebanyak 45.000 per hari tersebut disepakati oleh TNI dan Polri. Untuk mengejar target capaian sebanyak 45.000 vaksinasi per hari, maka, kata Fikri, cakupan vaksinasi fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit, Puskesmas dan klinik kesehatan harus dinaikkan.

‘’Sekarang vaksin sudah mulai stabil. Apalagi dengan jalur reguler dan non reguler. Ini juga mempercepat banyaknya vaksin yang masuk ke NTB,’’ katanya.

Data Dikes NTB, sampai 8 September 2021, jumlah vaksin yang telah diterima NTB sebanyak 1.705.720 dosis. Terdiri dari vaksin Sinovac 1.507.380 dosis, Astrazeneca 37.980 dosis, Moderna 157.360 dosis dan Sinopham 3.000 dosis.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.156.286 dosis yang sudah digunakan. Sisanya sebanyak 549.434 dosis belum digunakan. Dengan rincian, sisa vaksin di kabupaten/kota sebanyak 423.492 dosis, dan sisa digudang sebanyak 125.942 dosis.

Fikri mengatakan, NTB sekarang tidak pilih-pilih vaksin. Ketika ada vaksin yang datang dari Kemenkes, maka langsung diserap. ‘’Kuncinya, bagaimana sekarang melakukan percepatan penyerapan di lapangan,’’ ujarnya.

Terutama yang menjadi prioritas adalah daerah kawasan Mandalika yang akan diberikan sebanyak 1,025 juta dosis vaksin oleh Kemenkes. Menurut Fikri, vaksinasi di Lombok Tengah harus dipercepat dalam dua bulan ke depan. Sehingga sebelum perhelatan World Superbike (WSBK), herd immunity sudah tercapai.

“Dengan kapasitas Puskesmas yang ada sekarang, saya lihat 28 Puskesmas di Lombok Tengah, rutin kemampuannya sekitar 250 – 500 dosis per hari. Kita harus lebih punya jalur-jalur untuk percepatan,” ujarnya. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional