Tanjung Karang Masuk Nominasi Anugerah Desa Wisata 2021

H. Nizar Denny Cahyadi. (Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Kelurahan Tanjung Karang menjadi destinasi pariwisata pertama dari Kota Mataram yang berhasil masuk sebagai nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Untuk tahun 2021, kelurahan yang berada di Kecamatan Sekarbela tersebut bersaing dengan 300 desa/kelurahan lainnya se-Indonesia.

“Baru tahun ini kita bisa ikut. Karena memang pada dasarnya Kota Mataram tidak punya desa wisata, yang ada hanya kelurahan. Tapi tahun ini ada perubahan aturan, jadi kita daftarkan Tanjung Karang dengan konsep kampung wisata dan berhasil masuk nominasi 300 besar,” ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, Minggu, 22 Agustus 2021.

Iklan

Menurut Denny capaian tersebut patut dibanggakan masyarakat Kota Mataram. Terlebih Kelurahan Tanjung Karang yang terkenal dengan wisata pesisirnya bersaing dengan 13 desa wisata lainnya yang ada di NTB. Hal tersebut menurutnya menjadi bukti destinasi wisata yang ada di ibu kota tidak kalah dari destinasi di daerah lainnya.

Diterangkan, pengembangan dan penataan kawasan wisata di Kelurahan Tanjung Karang merupakan kolaborasi bersama dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) Tanjung Samudra yang beranggotakan masyarakat dan pemuda setempat. Berbagai fasilitas terus ditambah di masing-masing destinasi untuk meningkatkan kapasitas Kelurahan Tanjung Karang sebagai kampung wisata.

Pengembangan Kelurahan Tanjung Karang sendiri dilakukan dengan melengkapi atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan peningkatan kapasitas SDM. Salah satu yang menjadi ikon utama kelurahan tersebut adalah kawasan strategis Loang Baloq yang bersebelahan dengan Makam Loang Baloq yang menjadi destinasi wisata sejarah dan religi.

Menurut Denny, wisata di area pantai dengan kuliner “seafood” yang sudah cukup terkenal juga menjadi ikon dari pariwisata Tanjung Karang. Beberapa daya tarik lainnya yang dapat dikembangkan di kawasan tersebut adalah kegiatan paramotor  dan festival layang-layang yang mengambil tempat di Taman Loang Baloq. Selain itu, ada juga wisata muara dan sunset spot di lokasi yang sama.

“Terlebih destinasi wisata di Tanjung Karang ini sudah tersertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety, environment). Sehingga memiliki dayasaing di masa (pandemi) Covid-19 sekalipun,” jelasnya.

Desa wisata lain di NTB yang masuk kedalam 300 besar ADWI 2021 antara lain Desa Wisata Labuhan Kertasari di Kabupaten Sumbawa Barat, Desa Wisata Senaru di Kabupaten Lombok Utara, dua desa wisata di Kabupaten Lombok Timur yaitu Kembang Kuning dan Wisata Seruni Mumbul. Sementara di Kabupaten Bima yaitu ada Desa Wisata Maria, Desa Wisata Kawinda To’i dan Desa Wisata Kampung Bawang.

Selain itu, tiga desa wisata di Kabupaten Lombok Tengah yaitu Desa Wisata Sade, Desa Wisata Bonjeruk, dan Desa Wisata Bilebante. Sementara di Kabupaten Lombok Barat yaitu Desa Wisata Batu Kumbung, Desa Wisata Lembar Selatan dan Desa Wisata Sesaot. (bay)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional