Tangkap Buronan Pencuri, Polisi Temukan Sabu

Kapolsek Lingsar Iptu I Gede Sukarta menginterogasi pelaku pencurian ponsel yang juga diduga pecandu sabu, Selasa, 4 Februari 2020. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polsek Lingsar menangkap buron pencurian, Akmal alias Bije (43). Diburu sejak November 2019 lalu, warga Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat itu akhirnya ditangkap. Tidak hanya barang bukti ponsel curian yang ditemukan, tapi juga poket sabu didapat dari rumah tersangka.

Kapolsek Lingsar Iptu I Gede Sukarta menjelaskan, tersangka mudah mengambil ponsel korban. Rumah korban pada malam itu tidak terkunci. Sementara ponsel korban diletakkan di dekat jendela.

Iklan

“Pelaku ini tetangga. Masih satu kampung,” ucapnya, Selasa, 4 Februari 2020. Gede mengatakan, tim Unit Reskrim mendapati Akmal sedang berada di rumahnya saat digerebek Senin lalu.

Tak butuh waktu lama, Akmal diangkut. Dari penggeledahan rumah, ditemukan satu ponsel, parang, pedang, dan bekas alat hisap sabu. “Ada klip yang bekas dipakai, ada pipet. Kita akan kembangkan bagaimana keterlibatannya dengan kasus narkoba,” terangnya.

Di tempat lain, Polsek Ampenan menangkap residivis pelaku pencurian. Tersangka Kahfi (19) belum juga jera meski pernah dihukum penjara. Kali ini dia malah mengajak anak di bawah umur, AB (13) untuk beraksi mencuri di Pejeruk, Ampenan, Mataram.

Kahfi masuk ke dalam rumah. Sementara AB menunggu di luar pagar. “Dia memanjat tembok dan masuk ke rumah,” ungkap Kapolsek Ampenan AKP Nasrullah.

Sukses masuk, Kahfi lalu menggondol tas yang isinya dompet berisi uang Rp1 juta. Pelaku AB ditangkap lebih dulu. Saat diinterogasi, AB mengaku diajak kawannya, Kahfi dengan iming-iming diberi bagian.

“Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari,” sebut Nasrul.

Sementara pencurian helm di ruko di Pelembak, Dayan Peken, Ampenan Mataram terungkap. Pelaku, Farly (32) saat beraksi terekam kamera CCTV. Pemilik ruko kemudian mengunggahnya ke akun media sosial Instagram.

Video tersebut menjadi bahan perbincangan. Tim Polsek Ampenan menindaklanjuti informasi itu. “Dari CCTV kita lacak kendaraan yang dipakai pelaku,” kata Nasrul.

Pelaku saat beraksi menunggang Honda Spacy DR 6573 AZ. Farly kemudian ditangkap di rumahnya di Karang Panas, Ampenan tanpa perlawanan. (why)