Tanggapan Pemprov Terhadap Pelaporan Lima Akun Media Sosial

Mataram (suarantb.com) – Tim pembela gerakan Pribumi Berdaulat telah melaporkan lima akun media sosial atas dugaan fitnah terhadap TGB Selasa, 25 April 2017. Kelima akun media sosial itu adalah Niluh Djelantik (facebook), Cyril Raoul Hakim (twitter), Surya Tjia (twitter), Suparman Bong (facebook) dan Tazran Tanmizi (facebook).

Pelaporan terhadap kelima akun media sosial tersebut mendapat perhatian dari pemerintah provinsi NTB. Karo Humas dan Protokol Setda NTB, Yusron Hadi menyesalkan tindakan pemilik kelima akun media sosial itu. Yusron yakin bahwa kejadian yang menimpa TGB memang benar.

Iklan

“Tidak mungkinlah beliau (TGB) menyampaikan hal yang tidak benar. Dan itu disampaikan pada hari Jumat di masjid Hubbul Wathan di depan jamaah,” kata Yusron saat berkunjung ke Polda NTB, Rabu, 26 April 2017.

Menurutnya TGB sangat prihatin terhadap informasi yang menyebar bahwa kejadian yang menimpanya tidak benar. Yusron merasa heran dan sangat menyayangkan informasi tersebut. Ia mengaku belum mengetahui motif penyebaran informasi tersebut dan menyerahkan semuanya pada proses penyelidikan dan penyidikan.

Pemprov berharap ada penjelasan resmi dari pihak Polda agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi yang meresahkan masyarakat.

“Jadi semakin clear, bisa membuat suasana semakin kondusiflah,” jelasnya.

Lanjutnya, dengan adanya UU ITE ia berharap pelaku bisa ditindak dan diproses sehingga peristiwa seperti itu tidak terjadi lagi dan menimpa orang lain.

Ia menegaskan dalam kasus ini Pemprov tidak melakukan langkah hukum. Sementara yang melaporkan kasus ini adalah tim pembela gerakan pribumi berdaulat. Pihaknya hanya melakukan peninjauan.

Terkait adanya laporan terhadap akun media sosial hari ini Rabu, 26 April 2017 Polda akan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor. (bur)