Tambahan 38 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak dari Kota Mataram

Ilustrasi Penyebaran Covid-19 (Pixabay)

Mataram (Suara NTB) – Minggu, 13 Desember 2020 telah diperiksa sebanyak 146 sampel dengan hasil 103 sampel negatif, 5 (lima) sampel positif ulangan, dan 38 sampel kasus baru Covid-19. Dengan adanya tambahan data terkonfirmasi positif, 4 (empat) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sebanyak 5.068 orang. Dengan perincian 4.324 orang sudah sembuh, 266 meninggal dunia, serta 478 orang masih positif.

Dari 38 kasus baru, terbanyak ditemukan di Kota Mataram yaitu sebanyak 16 kasus. Tambahan 16 kasus baru di Kota Mataram ini, mrupakan kasus terbanyak setelah dalam dua bulan terakhir ternyata penurunan yang sangat signifikan.

Iklan

Sekda NTB Selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 NTB menegaskan bahwa untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. ‘’Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19,’’ pesannya melalui rilis yang diterima Suara NTB, Minggu, 13 Desember 2020.

Sementara jumlah kasus Suspek sebanyak 13.697 orang dengan perincian 329 orang (2,4%) masih dalam isolasi, 58 orang (0,4%) masih berstatus probable, 13.310 orang (97,2%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 40.699 orang, terdiri dari 1.325 orang (3,3%) masih dalam karantina dan 39.374 orang (96,7%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang 4 pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 105.646 orang yang masih menjalani karantina sebanyak 6.948 orang (6,6%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 98.698 orang (93,4%).

Sekda mengimbau masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan. ‘’Terima kasih juga kepada seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya. Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,’’ ajaknya. (r)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional