Taman Wisata Loang Baloq Ditata Tahun Ini

Ilustrasi Suasana Taman Wisata Loang Baloq. (Wikimedia-Commons)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pariwisata menyetujui penataan Taman Wisata Loang Baloq (TWLB), Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela. Anggaran telah dialokasikan Rp3,4 miliar. Lelang proyek tersebut akan dimulai bulan Maret mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, H. Denny Nizar Cahyadi menyampaikan, bantuan dana alokasi khusus (DAK) penataan TWLB telah masuk dalam APBD Kota Mataram. Persetujuan revitalisasi kawasan tersebut telah disusul oleh staf Dispar ke Kementerian Pariwisata pekan kemarin. Kemenpar telah menyetujui penggunaan dana Rp3,4 miliar tersebut. “Sudah disetujui oleh kementerian,” kata Denny ditemui, Senin, 3 Februari 2020.

Iklan

Dengan anggaran tersebut akan dibangun lapak kuliner, landscape, penataan parkir serta gazebo sebagai tempat nongkrong. Denny melihat TWLB memiliki potensi besar jika digarap secara maksimal. Selain wisata religi, juga ada wisata pantai serta kuliner.

Menurut dia, banyak hal yang bisa digali di kawasan tersebut. Belakangan, ada sport tourism seperti wisata paralayang dan berkuda. Konsep wisata berkuda dilihat di Bandung, Jawa Barat. Di taman lansia pengunjung dapat menikmati wisata berkuda. Cukup membayar Rp50 ribu, wisatawan sudah bisa keliling. “Ini yang sedang saya cari. Wisata berkuda seperti di Bandung,” tandasnya.

Eksekusi program ini, Dispar akan mengekspose terlebih dahulu di hadapan Walikota dan Wakil Walikota. Jika disetujui, proses lelang akan dimulai. Denny menargetkan tender proyek senilai Rp3,4 miliar bulan Maret mendatang.

Setelah revitalisasi TWLB diharapkan tingkat kunjungan semakin meningkat serta menjadi destinasi favorit tidak saja bagi wisatawan lokal, tetapi juga mancanegara. (cem)