Taman Rinjani Selong Kembali Dianggarkan Rp3,05 Miliar

TRS - Beginilah kondisi TRS pascaterhentinya proses pengerjaannya. Pemkab Lotim akan menganggarkan kembali proyek ini di APBD murni 2019. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Keberadaan Taman Rinjani Selong (TRS) yang berlokasi di jantung ibukota Kabupaten Lombok Timur (Lotim) saat ini menjadi perhatian Pemkab Lotim di bawah kepemimpinan H. M.Sukiman Azmy-H. Rumaksi. Pasalnya, proyek revitalisasi ini kembali dianggarkan melalui APBD induk 2018 sebesar Rp3.05 miliar dari APBD murni 2019.

Dikonfirmasi, Kamis, 8 November 2018, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Lotim, Mulki, SSTP,MM, menjelaskan, untuk tahun depan akan dilakukan desain ulang sesuai dengan besaran anggaran yang akan diajukan, sehingga hasil yang didapatkan maksimal. Adanya anggaran yang dipagukan sementara itu di APBD induk 2019, diharapkan dan mengubah wajah TRS untuk lebih baik lagi.

Iklan

Dalam melanjutkan proyek yang cukup lama terhenti ini, Mulki mengaku tidak ingin kecolongan lagi seperti pengerjaan sebelumnya. Di mana penyebab dari terhentinya pengerjaan proyek ini dikarenakan adanya perbedaan persepsi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan pihak penyedia. Perbedaan yang terjadi terutama masalah volume. Sementara untuk desain tetap mengacu ke sebelumnya. Adapun hasil pengerjaan yang sebelumnya sudah dilakukan oleh kontraktor mencapai 21 persen.  “Jadi kita akan menggunakan desain yang kemarin namun kita sesuaikan dengan anggaran yang ada saat ini,”terang Mulki.

Diketahui sebelumnya, revitalisasi TRS anggaran yang digelontorkan dalam revitalisasi sekitar Rp 4,9 miliar, yang dihajatkan untuk pembangunan fasilitas pendukung di dalam taman berupa air mancur, tempat bermain serta beberapa fasilitas lainnya. Namun sayang, pengerjaan melebihi batas kontrak, sehingga dilakukan pemutusan kontrak dengan pihak rekanan. (yon)