Tak Semua Usulan Diakomodir

Muhammad Imanuddin (Suara NTB/nas)

KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) menegaskan tak semua usulan formasi CPNS 2021 akan diakomodir. Kemen PANRB akan melihat kemampuan keuangan dan kebutuhan masing-masing daerah.

‘’Belum tentu semua usulan formasi CPNS disetujui.  Karena kadang-kadang juga yang diusulkan itu keinginan, bukan kebutuhan. Kelihatannya seperti itu,’’ kata Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Kementerian PANRB, Muhammad Imanuddin dikonfirmasi usai kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kantor Gubernur, Senin, 12 April 2021.

Iklan

Ia menegaskan, Kementerian PANRB akan melihat formasi yang diajukan masing-masing Pemda termasuk NTB sesuai dengan kebutuhan daerah. Penetapan kuota untuk masing-masing daerah, tidak berdasarkan keinginan Pemda.

Mengenai belum turunnya kuota CPNS untuk masing-masing Pemda, Imanuddin, menjelaskan, baru 18 persen Pemda yang mengajukan berkas usulan CPNS secara lengkap. Sementara sisanya sebesar 82 persen, masih belum lengkap.

Imanuddin menjelaskan, usulan yang disampaikan Pemda masih belum lengkap. Misalnya, terkait dengan usulan jabatan guru mata pelajaran, belum jelas penempatannya.

‘’Di mana dia ditempatkan. Guru mata pelajaran apa dan lokasinya di mana. Daerah perlu melengkapi bahan-bahannya. Sekarang baru 18 persen daerah yang sudah lengkap,’’ ungkapnya.

Imanuddin mengatakan, penetapan kuota CPNS untuk masing-masing Pemda akan tuntas April ini. Sehingga ia memastikan rekrutmen CPNS 2021 akan berjalan sesuai jadwal yang telah disusun.

‘’Insya Allah sesuai jadwal. Karena kalau molor, maka ke sananya juga akan molor terutama pengangkatannya,’’ tandasnya.

Sementara, Kepala BKD NTB, Drs. Muhammad Nasir menjelaskan, semula penetapan kuota CPNS 2021 akan diberikan Pemerintah Pusat pada akhir Maret lalu sesuai jadwal yang diterima dari Kemen PANRB. Namun, sampai hari ini, formasinya belum ditetapkan.

“Usulan sudah diajukan. Ini ditunggu oleh kami di daerah. Karena dari jumlah formasi yang kami usulkan sebanyak 461 formasi itu, biasanya nanti ada formasi yang tidak diakomodir, tidak bisa dimasukkan. Sehingga kami akan menjdwalkan kembali, merevisi dan merinci jenis-jenis jabatan yang jika masuk menjadi skala prioritas daerah,” terangnya.

Pemprov NTB sudah mengajukan usulan 471 formasi CPNS dan 5.018 formasi PPPK 2021. Sebanyak 471 formasi CPNS yang diusulkan terdiri dari 287 formasi tenaga kesehatan, 184 formasi tenaga teknis dan 10 formasi guru agama.

Sedangkan 5.018 formasi PPPK yang diusulkan tersebut, dengan rincian untuk  SMA 2.330 orang, SMK 2.460 orang dan SLB 228 orang. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional