Tak Punya Telepon Genggam, Guru SDN 30 Cakranegara Kunjungi Rumah Murid

Guru SDN 30 Cakranegara sedang mengunjungi rumah murid untuk pendampingan belajar selama libur akibat pandemi Corona. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Salah satu cara yang dilakukan sekolah ketika dihadapkan pada persoalan murid/siswa ialah dengan cara melakukan home visit atau kunjungan rumah. Kegiatan home visit untuk memastikan apa saja masalah yang dihadapi murid, berikut memberikan pemahaman dan solusi bagi yang bersangkutan.

Hal demikian sebagaimana dilakukan SDN 30 Mataram. Kepala SDN 30, Cakranegara Yatmini, S.Pd., menyebut di saat pandemi Corona sekarang ini, ada banyak murid sekolah tersebut tidak bisa belajar daring. Alasannya ialah karena murid itu tidak memiliki HP.

Iklan

“Mengingat hanya beberapa siswa yang memiliki HP. Sayangnya tidak semua siswa punya,” ujarnya, Senin, 20 April 2020.

Untuk itu, ujarnya, murid yang tidak mempunyai HP tidak bisa mengikuti pembelajaran daring seperti yang lain. ¬†“Ya karena tidak semua siswa punya HP. Ada yang HP milik orang tua, jadi untuk keefektifannya masih kurang,” ungkapnya.

Murid yang diketahui tidak memiliki HP dipastikan pihak sekolah melakukan kunjungan rumah untuk dilakukan pembinaan belajar manual. Dengan cara inilah murid tersebut bisa mengejar pelajaran.

“Untuk yang tidak ada HP dulu sudah dibawakan buku-buku dari bapak ibu gurunya. Katanya sudah habis dipelajari. Ini sekedar contoh-contoh,” terangnya.

Pihaknya juga memaksimalkan berbagai cara pembelajaran. Seperti mengarahkan muridnya belajar melalui LPP TVRI yang rutin menayangkan program belajar dari rumah. “Walaupun tidak maksimal SDN 30 Cakranegara sudah berupaya untuk melaksanakan pembelajaran pola daring melalui TVRI,” tuturnya. (dys)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional