Tak Kuorum, Paripurna DPRD NTB Kembali Diskors

Suasana rapat paripurna DPRD NTB beberapa waktu lalu. Nampak kursi para wakil rakyat banyak yang kosong karena tingkat kehadiran anggota sanggat rendah sejak memasuki masa kampanye. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Rapat paripurna DPRD NTB dengan agenda penyampaian jawaban pengusul atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa DPRD dan  persetujuan serta penyampaian kesimpulan hasil reses, Jumat, 7 Desember 2018 kemarin, terpaksa ditunda.

Penundaan dilakukan lantaran jumlah anggota DPRD NTB yang menghadiri rapat paripurna, tidak memenuhi kuorum, yakni kurang dari 40 orang anggota.

Iklan

Tren kehadiran anggota DPRD NTB untuk mengikuti kegiatan resmi kedewanan belakang ini semenjak memasuki masa kampanye pemilu 2019. Para wakil rakyat memang menunjukkan mayoritas jarang bisa hadir. Lantaran mereka disibukkan dengan berbagai aktivitas politik.

Sekretaris DPRD NTB, Mahdi Muhammad yang dikonfirmasi Suara NTB, membenarkan bahwa rapat paripurna yang sedianya dilaksanakan Jumat kemarin, batal diselenggarakan, karena jumlah anggota yang hadir tidak memenuhi kuorum.

“Ya, rapat diskor sampai hari Senin besok, karena jumlah anggota tidak memenuhi kuorum,” Kata Mahdi Muhammad kepada Suara NTB, Jumat, 7 Desember 2018.

Mahdi menampik jika paripurna tidak memenuhi kourom, lantaran anggota DPRD NTB sibuk dengan kegiatan politik menjelang pemilu 2019. Menurut Mahdi, ketidakhadiran anggota tersebut karena ada tugas konsultasi pimpinan komisi ke pemerintah pusat.

“Kebetulan pimpinan komisi dan fraksi sedang pergi ke Jakarta untuk konsultasi terkait pembubaran PT DMB. Mereka berangkat hari Kamis kemarin. Jadi itulah sidang ditunda sampai Senin depan,” jelasnya.

Jika dikaitkan dengan kesibukan karena aktivitas kampanye, Mahdi menjelaskan bahwa sampai sejauh ini setelah memasuki masa kampanye, tidak pernah sampai kegiatan kedewanan yang terbengkalai.

“Tidak ada, semua berjalan sesuai dengan jadwal Banmus. Meskipun anggota juga ada kesibukan kampanye, tapi belum sampai menganggu kegiatan di dewan,” pungkasnya. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here