Tak Kunjung Ditangani Pemda, Warga Tanam Pohon di Jalan Kabupaten yang Berlumpur

Warga Kambeng Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar menanam pohon di jalan kabupaten yang berlubang di daerah itu. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Warga Dusun Kambeng Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar Lombok Barat (Lobar) menanam pohon di kubangan lumpur pada jalan milik kabupaten yang menghubungkan dengan Desa Mareje. Aksi ini sebagai bentuk protes warga terhadap pemerintah yang tak kunjung menangani jalan tersebut. Selain menanam pohon, warga juga memasang tulisan berisi desakan agar jalan itu segera ditangani.

Aksi warga itu diunggah melalui media sosial, sehingga mendapatkan respons luas. Sebelumnya, warga melakukan aksi ini, ketika Wakil Bupati (Wabup) Hj. Sumiatun melewati jalur itu. Karena mengetahui ada wabup, warga pun berinisiatif menanam pohon supaya direspons dari wabup. Alhasil, aksi warga itu pun langsung direspons wabup.

Iklan

Kepala Desa Sekotong Timur H. Ahmad mengatakan aksi warga itu dilakukan kebetulan saat wabup melewati jalur itu ke Aik Mual. “Aksi warga itu saat kebetulan Bu Wabup lewat ke Aik Mual. Baliknya Ibu Wabup itulah, barulah ditanami pohon,” terangnya, Senin, 29 November 2021.

Pihaknya sudah mengajukan beberapa kali ke Pemda untuk penanganan jalan ini. Bahkan sampai menghadap bupati, wabup dan Kepala Dinas  Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Pihaknya tidak tahu, mau mengadu kemana lagi. Akses jalan ini sudah dipatok merah, artinya akan ditangani. Namun alasannya terkena refocusing, Kepala Dinas PUPR, justru tidak bisa berbuat. Bahkan, begitu pula saat menghadap bupati. Pihaknya pun sudah dikontak camat terkait penanganan jalan itu kemungkinan bisa tahun depan. “Mudahan-mudahan tahun depan bisa ditangani kata Pak Kadis PU,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Lembar Agus Sutrisman mengakui aksi warga tersebut. Untuk penanganan jalan, Agus menegaskan menjadi atensi Pemda Lobar. “2022 akan diperbaiki,” ujarnya. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional