Tak Dikelola Maksimal, MCC Belum Beri Kontribusi Peningkatan PAD

Mataram (Suara NTB) – Pemanfaatan Mataram Craft Center (MCC) belum maksimal. Sejumlah toko kosong dan sepi peminat. Hasilnya, MCC belum memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Mataram.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Lalu Alwan Basri mengaku,segera akan mengoptimalkan MCC yang berada di Kelurahan Pagesangan Kecamatan Mataram itu. Pemkot akan memfungsikan tidak saja sebagai tempat berjualan mutiara. Jika memungkinkan dibuat perkantoran khusus di lantai dua saja. “Kita akan optimalkan,” jawab Alwan.

Iklan

Alwan tidak secara detail menyebutkan potensi PAD yang dihasilkan dari MCC. Akan tetapi, pengenaan retribusi per meter persegi Rp 20 ribu. Menurut dia, tidak bisa dikaitkan PAD dari satu lokasi saja. Secara keseluruhan PAD pasar grosir Rp 750 juta. Dan, Pemkot Mataram memiliki 920 kios baik dalam dan luar.

“Ndak bisa dilihat dari satu titik saja. Kios kita kan banyak di luar dan dalam pasar,” kilahnya. Secara maksimal MCC belum memberikan dampak signifikan. Pemkot Mataram harus mengeluarkan biaya pemeliharaan. Akan tetapi lanjut Alwan, renovasi tidak bisa secara keseluruhan. Hanya bagian kecil saja seperti perbaikan asbes, pengecatan dan lain sebagainya.

Pihaknya juga membuat perjanjian dengan pedagang untuk merawat lokasi itu. Artinya, jika ada kerusakan sifatnya kecil diperbaiki oleh pedagang. Apakah MCC tidak mendatangkan kerugian bagi pemerintah? Ditegaskan, MCC tidak pernah ada kata rugi. Yang penting masyarakat dapat menikmati program dan penataan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah. “Ndak pernah ada kerugian,” jelas Alwan. (cem)