Tak Ada Rekrutmen ASN, Guru Produktif Kurang

Mataram (suarantb.com) – Penundaan rekrutmen ASN secara menyeluruh sejak 2015 lalu berdampak pada kurangnya jumlah tenaga kependidikan, terutama tenaga pendidik ASN. Hingga 2016 ini pendaftaran ASN belum dibuka untuk umum dan belum ada informasi resmi mengenai hal tersebut.

Penundaan ini, menurut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram, H. Sudenom, selain berdampak pada tingginya angka pengangguran juga menimbulkan permasalahan kurangnya tenaga bidang pendidikan. Salah satu yang paling terasa dampaknya di Kota Mataram adalah kurangnya tenaga pendidik sekolah kejuruan dan guru produktif. Hal ini juga dampak tidak adanya perguruan tinggi di Kota Mataram yang menghasilkan lulusan kejuruan tersebut.

Iklan

Jika guru-guru produktif di SMK pensiun, sangat sulit mencari guru pengganti yang sesuai bidang atau jurusannya. “Misalnya di FKIP Unram, belum ada yang membuka jurusan las. Begitu pula perguruan tinggi lain,” ungkapnya.

Solusi sementara untuk mengatasi kekurangan guru produktif, SMK-SMK yang ada di Kota Mataram memberdayakan kembali guru-guru produktif yang sudah pensiun sebagai guru honorer. Selama guru yang bersangkutan masih mampu dan mau mengajar kembali.

“Misalnya guru seni pahat, ukir dan batik di SMK 5 itu pensiun, ndak ada penggantinya. Maka diminta lagi dia tetap mengajar,” terangya. (rdi)