Tak Ada Pohon yang Tumbuh, Penghijauan di Parado Gagal Total

Dahlan M. Noer. (Suara NTB/Dok)

Bima (Suara NTB) – Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs. Dahlan M. Noer M.Pd menyayangkan program penghijauan atau penanaman di wilayah hutan Parado selama ini, hasilnya tidak maksimal. Bahkan ditemukan tidak ada satupun pohon yang tumbuh.

“Di Parado sudah beberapa kali dilaksanakan penanaman pohon bersama TNI. Tapi pasca itu tidak ada satupun pohon yang tumbuh,” ujarnya.

Iklan

Ia menilai tidak tumbuhnya pohon-pohon hasil penghijauan tersebut lantaran dirusak hingga dibakar oleh warga untuk pembukaan lahan pertanian menanam jagung. “Ini beberapa masalah gagalnya penghijauan yang dilakukan selama ini,” ujarnya.

Ia menghimbau masyarakat lima desa yang ada di Kecamatan Parado seperti Pela, Kanca, Wane dan Kuta untuk tetap menjaga kelestarian hutan seperti semula. Bersama-sama peduli dan melestarikan alam khususnya kawasan hutan. “Hutan harus dijaga dan dirawat bersama,” ujarnya.

Dahlan mengaku dengan menjaga dan merawat hutan akan memberikan manfaat bagi kehidupan. Selain menjaga mata air tidak agar akan hilang, juga mencegah terjadinya bencana banjir dan tanah longsor. “Menjaga hutan untuk keberlangsungan kehidupan anak cucu kita kedepan,” katanya.

Disamping itu, Ia menyambut baik adanya informasi jika Pemerintah Pusat akan membentuk Satgas khusus melibatkan aparat TNI/Polri untuk mengawasi hutan termasuk di Kabupaten Bima. “Mudah-mudahan Satgas ini bisa segera dibentuk agar hutan kita tetap asri dan hijau,” ujarnya.

Dahlan menambahkan selain disebabkan tingginya curah hujan, banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bima pada April 2021 kemarin juga disebabkan pengundulan hutan Parado kini sebagian besar beralih fungsi tanamam jagung. (uki)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional