Tahun Ini, Lima Ribu Peternak Dapat Akses Modal Gratis

Kepala Disnakeswan Lotim Achsan Nasirul Huda saat meninjau lokasi peternakan sapi. (Ekbis NTB/rus)

Tahun 2020 lalu, program Pemkab Lombok Timur (Lotim) Berantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga (Berkembang) gagal mencapai target. Tahun 2021 ini program pemberian akses permodalan secara cuma-cuma ditargetkan bisa diberikan kepada lima ribu peternak se Kabupaten Lotim. Melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 15 juta, seluruh peternak yang diberikan cukup mengembalikan pokoknya saja.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lotim, drh. Achsan Nasirul Huda kepada Ekbis NTB, Sabtu, 27 Februari 2021 mengemukakan tahun 2020 lalu tidak bisa tercapai targetnya karena terlambat memulai. Program Lotim berkembang ini mulai September 2020. Tersisa hanya empat bulan. Dari target lima ribu, tercapai hanya 999 peternak. Tahun ini harapannya semua target bisa terpenuhi sehingga bisa membantu peternak meningkatkan kondisi perekonomian di tengah situasi pandemi Virus Corona Disease (Covid-19).

Iklan

Menurut Kadisnakeswan, Program Lotim berkembang ini bertujuan untuk mengubah paradigma beternak para peternak. Peternak diharapkan tidak ada lagi yang memelihara sapi milik orang lain. Peternak bisa memiliki ternak sendiri. Lotim berkembang ini diakui baru bisa memberikan peternak satu ekor sapi. Idealnya satu orang peternak memiliki tiga ekor agar bisa memperbaiki kondisi ekonominya.

Dijelaskan, peningkatan bobot sapi dalam sehari rata-rata 0,5 kg. Jika dikalikan sebulan atau 30 hari maka bisa 15 kg. Dikalkulasi dalam bentuk uang, maka dalam sebulan bisa mendapatkan Rp 750 ribu. Diakui, memang belum maksimal tiap peternak mendapatkan Rp 750 ribu. Bantuan dari program Lotim berkembang ini tujuannya bisa menambah penghasilan peternak. Para peternak juga punya usaha lain.

“Sejauh ini yang bisa diberikan masih sapi lokal, belum bisa diarahkan ke eksotik karena keterbatasan anggaran,” terangnya. Para peternak ini diharapan juga tidak saja beternak, tapi juga berusaha. Peternak bisa miliki mental wirausaha. “Itu keinginan kita ke depan,” imbuhnya.

Selain menanggung seluruh bunga bank, Lotim juga membayarkan premi Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS). “Semua digratiskan oleh pemerintah,” paparnya. Disnakeswan terus berusaha meyakinkan peternak agar bisa memperoleh akses modal untuk mengembangkan usahanya. “Kita terus sosialisasi ke kelompok-kelompok ternak kita berikan informasi mudahnya mengakses keuangan,” tutup Achsan.(rus)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional