Tahun Depan, Pemerintah Akomodir Dua Proyek Strategis Nasional di NTB

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak dua proyek strategis nasional di NTB dipastikan diakomodir Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 2018 mendatang. Dua proyek strategis nasional itu adalah pembangunan Bendungan Meninting dan pelebaran jalan  Lombok International Airport (LIA) – KEK Mandalika.

Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M.TP yang dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 17 Oktober 2017 mengatakan, Pemprov juga mengusulkan pembangunan by pass Lembar – Kayangan dan Lembar – KEK Mandalika. Serta pembangunan jalan dalam mendukung Global Hub Kayangan, Lombok Utara.

Iklan

‘’Namun nampaknya APBN 2018 masih goyang. Tapi yang hampir pasti itu pembangunan Bendungan Meninting dan peningkatan kapasitas jalan LIA – KEK Mandalika,’’ kata Ardhi.

Untuk pembangunan jalan by pass LIA – KEK Mandalika masih dalam penyusunan feasibility study (FS) oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). Sehingga, pemerintah pusat melakukan peningkatan atau pelebaran jalan yang ada saat ini.

‘’Yang ada sekarang ini jalan existing sambil menunggu perkembangan KEK Mandalika. Melihat perkembangan KEK Mandalika sekarang ini, masih cukup dengan melebarkan, meningkatkan kapasitas jalan LIA- KEK Mandalika,’’ ucapnya.

Diketahui, dalam rapat terbatas Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri terkait bersama Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi pada Februari lalu, sejumlah proyek strategis telah diusulkan gubernur. Yakni, pembangunan jalan by pass LIA – Kuta sepanjang 25 km, dan menelan biaya Rp 1,73 triliun.

Kemudian, pembangunan jalan lingkar KEK Mandalika  sepanjang 177 km dengan biaya Rp 3,4 triliun.  Ada juga perpanjangan runway BIL sepanjang  250 meter membutuhkan  biaya Rp 250 miliar.

Berikutnya adalah pembangunan jalan by pass port to port  Lembar-Kayangan sebanyak 4 lajur, dua arah sepanjang 103,5 km menelan biaya Rp 4,75 triliun. Pengembangan Samota, perlu dibangun dermaga fery di Ai Limpung dengan biaya Rp 109 miliar.

Selain itu, pembangunan Jalan Sumbawa Besar – Ai Bari sepanjang 24,73 km dengan biaya Rp 408 miliar dan pembangunan Jalan Banggo – Labuhan  Kenanga – Kore – Bajo – Sila sepanjang 297 km butuh  biaya Rp 4,8 triliun. Sehingga total usulan untuk pembangunan proyek strategis sekitar Rp 15,447 triliun lebih. (nas)