Tahun Depan MIC Dipastikan Beroperasi

Selong (Suara NTB) – Madrasah Islam Cendikia (MIC) pada tahun ajaran baru 2017 mendatang dipastikan bisa dioperasionalkan dengan dilakukan penerimaan siswa baru dan proses Kegiatan Beajar Mengajar (KBM). Alasannya, saat ini Pemkab Lombok Timur sudah menghibahkan lahan tempat MIC itu berdiri yang terletak di Desa Sakra Kecamatan Sakra.

“MIC sudah tidak ada kendala, sehingga tahun depan bisa dipastikan bisa beroperasi dan dilakukan penerimaan siswa baru,” klaim Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lotim, H. Nasrudin, Senin, 28 November 2016.

Iklan

Diakuinya, pada tahun 2016 ini yang menjadi kendala dalam pembangunan dan pengoperasian MIC terkendala pada sertifikat lahan. Di mana, pada saat itu Pemda Lotim belum menyerahkan sertifikat lahan tempat MIC itu dibangun. Namun sekarang ini sertifikat sudah tidak ada masalah, karena Pemda Lotim sudah menghibahkan lahan tersebut.

“Sertifikat lahan itu sudah kita terima dari Pemda Lotim dan saat ini sedang dilakukan proses balik nama di BPN,” jelasnya.
Utuk penerimaan siswa-siswi baru, Nasrudin menyebut jika jumlah peserta didik yang diterima dalam tahap pertama sebanyak 120 orang pada 2017 mendatang dengan jumlah RKB yang sudah tersedia sebanyak 12 rombel.

Dalam pembangunan MIC itu luas lahan yang dibutuhkan seluas 10 hektar, namun sampai sekarang ini luas lahan yang diterima seluas 5,4 hektar. Adapun total anggaran yang digelontorkan dalam pembangunan MIC itu sebesar 240 miliar dengan jumlah anggaran yang sudah terserap dalam pembangunan fisik sebesar Rp 60 miliar dan operasional sebesar Rp 2 miliar. Sementara, terkait dengan fasilitas MIC yang belum terselesaikan, seperti pembangunan masjid, lapangan sepak bola, kolam renang dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Ia menambahkan, ketika MIC itu mulai beroperasi, maka jumlah tenaga pengajar yang dibutuhkan sebanyak 12 orang dan 8 tokoh agama (tuan guru, red), sehingga totalnya menjadi 18 orang. (yon)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here