Tahun Ajaran Baru, SMAN 11 Mataram Dipastikan Tempati Gedung Baru

Kepala Cabang Dinas Dikbud Lombok Barat-Mataram, Sahnan saat mengunjungi SMAN 11 Mataram, Rabu, 1 Juli 2020.(Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – SMAN 11 Mataram dipastikan akan menempati gedung baru di tahun pelajaran 2020/2021 nanti. SMA yang baru dibuka pada tahun lalu itu sebelumnya menumpang di SMAN 6 Mataram. Sarana di gedung baru dipastikan siap digunakan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 1 Juli 2020 mengatakan, perangkat guru dan tenaga kependidikan SMAN 11 Mataram sudah menempati gedung baru yang bertempat di Majeluk, Kota Mataram. Menurutnya, saat ini baru ada empat ruang kelas. Di tahun ini, pihaknya akan membangun tambahan ruangan.

Iklan

“SMAN 11 Mataram sudah pindah menempati gedung baru. Baru empat lokal, tahun ini bisa terima tiga kelas siswa baru,” katanya.

Aidy mengatakan, jika jumlah peminat dari Kecamatan Cakranegara dan sekitarnya meningkat, pihaknya akan menyediakan opsi menitip sementara di sekolah lain atau opsi belajar dua sif, pagi dan sore. Namun kondisi pandemi Covid-19 saat ini membuat pembelajaran secara tatap muka belum bisa dilaksanakan.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Dikbud Lombok Barat-Mataram, Drs. Sahnan, M.Pd., mengunjungi SMAN 11 Mataram pada Rabu, 1 Juli 2020. Ia mengatakan, SMAN 11 Mataram akan melaksanakan pembelajaran di gedung baru pada tahun ajaran 2020/2021 nanti. Ia menyebutkan target tiga rombongan belajar bisa diterima pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). “Tahun ajaran baru sudah mulai aktivitasnya sudah di sini (gedung baru), dulunya menumpang di SMAN 6 Mataram,” katanya.

Sahnan juga mengatakan, ia sudah meminta dukungan dari SMA lainnya yang memiliki kelebihan sarana seperti meja dan kursi untuk menghibahkan sebagian ke SMAN 11 Mataram. Hal itu dilakukan sembari menunggu bantuan dari pemerintah. “Yang jelas SMAN 11 Mataram kita minta tahun ajaran baru bisa melaksanakan pembelajaran, meski ada keterbatasan, tapi sekolah ini tidak bisa besar kalau tidak dimulai dari sekarang,” ujar Sahnan. (ron)