Tahap Pertama, Miliaran Dana Desa di NTB Belum Terserap

Mataram (suarantb.com) – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) NTB,  H. Rusman, SH, MH  mengungkapkan miliaran dana desa yang disalurkan  tahap pertama (Januari – Juli) belum terserap. Dari Rp 406 miliar dana desa yang ditransfer pemerintah pusat ke daerah pada tahap pertama,  sekitar Rp 7 miliar yang belum terserap.

“Dana desa untuk NTB tahap pertama sebesar Rp 406 miliar, yang belum terserap sekitar Rp 7 miliar,” ujarnya di kantor Gubernur, Kamis, 1 September 2016.

Iklan

Ia menyebutkan, total dana desa yang diperoleh NTB tahun 2016 sebesar Rp 677 miliar. Penyalurannya dibagi dalam dua tahap, yakni tahap pertama 60 persen dan tahap kedua 40 persen. Tahap pertama disalurkan mulai Januari- Juli, sedangkan tahap kedua, Agustus-Desember untuk 995 desa pada 8 kabupaten di NTB.

Ia menyebutkan, salah salah satu daerah di NTB yang mengalami masalah realisasi anggaran yaitu Kabupaten Bima. Dikarenakan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) penggunaan dana desa tahun sebelumnya dan APBDDes belum dilaporkan. Namun Rusman mengaku akan diselesaikan dalam waktu dekat, karena akan berdampak pada pembangunan.

Saat ini yang gencar dilakukan BPMPD adalah mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar tetap aktif. Rusman mengatakan kesulitan BUMDes untuk berkembang antara lain karena persoalan permodalan yang masih sedikit. Selain itu pengelola BUMDes tidak paham dengan dunia wirausaha, serta perlunya  pengawas.

Rusman menyebutkan,  dari 424 jumlah BUMDes  di NTB, hanya 224 yang aktif. Dengan unit usaha yang dominan dilakukan adalah unit usaha pertokoan. Dikatakan Rusman, peran dan fungsi BUMDes adalah menggali potensi yang ada di desa dan menyerap tenaga kerja. (ism)

  HUT Sumbawa Ke-60, Penanggung Jawab Suara NTB Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif