Tahap III, Penerima JPS Lotim Membengkak

H. M. Sukiman Azmy. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus melakukan perbaikan dan validasi jumlah penerima Jaring Pengaman Sosial (JPS) dampak virus Corona (Covid-19). Di mana untuk JPS Lotim saat ini masih dalam proses pendistribusian ke masyarakat.

 “Untuk tahap III nanti, jumlah penerima membengkak menjadi 19.000 KK lebih dari perbaikan dan validasi data yang dilakukan,” terang Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy, MM., di hadapan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., MSc., Kamis, 2 Juli 2020.

Iklan

Kepada gubernur, bupati menegaskan pengadaan JPS Lotim tidak perlu dipertanyakan. Alasannya karena jumlahnya terus bertambah seiring perbaikan dan validasi KK penerima manfaat yang dilakukan. Awalnya pada tahap I sebanyak 70.986 KK kemudian divalidasi menjadi 76.000 KK lebih penerima untuk tahap II yang di dalamnya terdiri dari beberapa item produk di antaranya, beras 10 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng dalam kemasan 1 liter, telur 15 butir, teri 1/4, garam beryodium, dan air mineral yang semuanya merupakan produk lokal.

 “Kita sempurnakan data untuk tahap III, sehingga membengkak datanya menjadi 95.527 KK penerima manfaat,” ungkap bupati.

Bertambahnya jumlah penerima dari setiap tahapan itu karena perbaikan data yang terus disempurnakan. Misalnya ketika dalam tahapan sebelumnya ada masyarakat yang tidak menerima, maka langsung dimasukkan berdasarkan yang diusulkan melalui pemerintah desa. Termasuk terjadinya beberapa penolakan oleh pemerintah desa, sehingga dilakukan penyesuaian.

Adapun terkait kabar perubahan jenis bantuan untuk JPS Lotim di tahap III ini, dari sebelumnya masyarakat diberikan paket sembako akan disalurkan dalam bentuk uang. Pemda Lotim informasinya masih menyusun juknas juknis dan strategis penyalurannya. “Itu masih disusun. Tunggu tanggal mainnya,”terang Sekda Lotim, Drs. H. M. Juaini Taofik, MAP., yang juga Ketua Tim Pengadaan JPS Lotim. (yon)

  BST Kemensos Diusulkan untuk 7.600 Lansia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here