Tabungan Simpel Bukopin untuk Anak Sekolah

Mataram (suarantb.com) – Usaha Bank Bukopin mengedukasi masyarakat untuk menabung semakin gencar. Dibuktikan peluncuran Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) Bukopin, Kamis, 20 Oktober 2016 yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB dan Sekolah Kristen Aletheia di Aula Sekolah Kristen Aletheia.

Tabungan Simpel ini merupakan perwujudan fungsi perbankan Bukopin untuk mendukung program inklusi keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan mengangkat slogan “Budaya Menabung Sejak Dini Untuk Masa Depan Lebih Cerah”.

Iklan

foto duit
“Menabung itu sudah merupakan kewajiban, tapi tidak mudah untuk disampaikan ke semua orang. Tabungan Simpel ini adalah jalan mudah bagi anak-anak untuk mulai menabung,” ujar General Manager Pengembangan Bisnis PT Bukopin Tbk, Rivan A. Purwantono.

Semua siswa dari berbagai jenjang pendidikan bisa menikmati Tabungan Simpel. Mulai dari siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMU/Sederajat dengan persyaratan sangat mudah. Hanya menyertakan kartu pelajar dan setoran awal Rp 5 ribu tanpa biaya administrasi bulanan. Tabungan yang dibuat akan menjadi milik siswa seutuhnya, karena tidak menggunakan KTP orang tua.

plakat kepada sek dikpora

“Setoran pertama Rp 5 ribu, selanjutnya anak-anak bisa nabung minimal Rp 1.000 dengan saldo minimal Rp 5 ribu. Tabungan ini bisa diterbitkan kartu, bisa digunakan sebagai kartu pelajar sekaligus kartu ATM,” jelasnya.
Dengan peluncuran produk tabungan khusus pelajar, diharapkan Bank Bukopin menjadi kebutuhan perbankan pelajar. Dan menjadikan pelajar lebih akrab dengan produk tabungan.

Sejalan dengan Bank Bukopin, Ketua OJK NTB, Yusri mengharapkan kehadiran Tabungan Simpel membuat siswa lebih disiplin menabung. “Disiplin dalam menabung untuk masa depan bahagia dan sejatera. Selain itu, menabung juga berarti turut berpatisipasi dalam membantu pembangunan,” pungkasnya.

tanda tangan

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatangan kerjasama dengan Sekolah Kristen Aletheia yang terdiri dari pelajar SD, SMP dan SMA. Sebagai langkah awal Bank Bukopin dalam kegiatan pemasaran produk tabungan Simpel. Dengan target dalam setahun, Bukopin bisa menarik 5 ribu pelajar untuk menjadi nasabah Bank Bukopin.
Perlu diketahui, Bank Bukopin berdiri pada 10 Juli 1970. Sejalan dengan waktu, Bank Bukopin terus tumbuh dan berkembang hingga masuk ke dalam kelompok bank menengah di Indonesia. Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen, mikro, UKM, dan konsumer serta didukung oleh segmen komersial.

foto ber

Seluruh kantor Bank Bukopin telah terhubung dalam satu jaringan real time online. Untuk mendukung layanan ke nasabah, Bank Bukopin juga mengoperasikan 782 mesin ATM. Kartu ATM Bukopin terkoneksi dengan seluruh jaringan ATM BCA Prima, ATM Bersama dan Plus di seluruh tanah air.

Per 31 Mei 2016, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (30,00%), Kopelindo (18,09%), Negara RI (11,43%), dan Publik (40,48%). Dan telah beroperasi di 23 provinsi, memiliki 42 kantor cabang, 141 kantor cabang pembantu, 136 kantor kas, 75 kantor fungsional (layanan mikro), 36 payment point, serta 8 layanan pick-up service. Sesuai dengan moto ‘Memahami dan Memberi Solusi’, Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabahnya. (ros/*)