Syafii Efendi Tantang Generasi Muda Mataram Sukses Semuda Mungkin

Mataram (suarantb.com) – Seminar kewirausahaan dan pemuda mandiri oleh Syafii Efendi di Hotel Pratama, Mataram, Selasa, 27 September 2016, dihadiri ratusan pelajar dan mahasiswa se-Kota Mataram. Acara yang diorganisir oleh Indonesian Entrepreneur Club (IEC) Lombok ini, selain ditujukan untuk mengenalkan lebih dalam IEC cabang Lombok kepada para pemuda melalui pendidikan mental kemandirian, juga bertujuan untuk memberikan wawasan usaha kepada generasi muda, khususnya di Kota Mataram.

Generasi muda Indonesia dianggap perlu memperoleh pendidikan kewirausahaan. Mengingat, lapangan kerja saat ini semakin sempit. Sementara jumlah pencari pekerjaan makin membeludak.

Iklan

Pembicara seminar kewirausahaan, Syafii Efendi, yang kini menyandang gelar enterepreneur dan motivator termuda di Indonesia menyampaikan, pemuda Indonesia, baik pelajar maupun mahasiswa, merupakan generasi terpelajar yang memiliki potensi tinggi untuk meraih kesuksesan. Ia menantang pemuda-pemuda yang hadir dalam acara tersebut untuk meraih sukses dengan berwirausaha.

“Kalau hanya jadi pekerja, ngapain sekolah, ngapain kuliah,” tantang pria asal Medan tersebut.

Dengan menampilkan fenomena-fenomena sosial yang terjadi di masyarakat Indonesia, Syafii Efendi menunjukkan ironisnya kondisi lapangan kerja. Sementara angka pengangguran dari waktu ke waktu semakin melonjak tinggi. Dengan demikian, generasi muda Indonesia diharapkan lebih inovatif dalam merancang masa depannya sendiri.

Tidak peduli seseorang tersebut lulusan perguruan tinggi mana, tanpa inovasi dan target masa depan yang tinggi, maka kesuksesan akan sulit untuk didapatkan. Untuk itulah, Syafii mengajak generasi muda untuk merancang sukses masa depan sedini mungkin.

Selain menjadi pembicara yang handal, Syafii juga telah menelurkan banyak buku-buku motivasi best seller. Generasi muda diajak untuk berlatih bersama dalam kelas motivator and trainer yang dibuka di beberapa cabang di Indonesia. Termasuk di Lombok dengan nama IEC. Dalam kelas tersebut, generasi muda dilatih untuk menjadi pembicara dan trainer andal. (rdi/*)