Swab Pertama, Pasien Covid-19 02 KSB Negatif

Fud Syaifuddin. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Kabar gembira bagi pasien Covid-19 02 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Berdasarkan hasil uji swab tahap pertamanya pasca dinyatakan terkontaminasi virus asal Wuhan itu, pasien berinisial Tn. HM (63), warga kelurahan Kuang, Taliwang ini kini dinyatakan negatif.

“Alhamdulillah. Perkembangan pak haji M ini bagus sekali. Hasil swab beliau yang dilaporkan ke kami Sabtu kemarin. Beliau itu sudah negatif,” kata Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, Senin, 11 Mei 2020.

Iklan

HM masih perlu menjalani swab tahap kedua untuk memastikan virus corona pada tubuhnya benar-benar telah hilang. Menurut Wabup, kondisi pasien positif Covid-19 02 KSB itu sangat stabil. Selama menjalani masa karantina khusus di Rusunawa Belisung, ia tetap menjalani aktivitas rutin hariannya. Termasuk menjalankan ibadah puasa ramadan.

“Tapi harapan kami, baik pak HM maupun keluarga bersabar dulu sampai selesai swab tahap kedua dan beliau benar-benar dinyatakan sudah steril,” timpalnya.

Selain hasil swab tahap pertama Tn. HM, ada 10 hasil swab lainnya yang diterima tim gugus tugas penanganan Covid-19 KSB. 10 hasil swab itu berasal dari warga yang sebelumnya dinyatakan reaktif tes cepat (rapid test).

“Nah yang menggembirakan lagi. Dari 10 orang itu, 4 orang sudah menjalani swab tahap keduanya dan hasilnya tetap negatif. Mereka ini akan segera kita nyatakan steril dan bisa menjalani hidup normal lagi,” sebut Wabup.

Selanjutnya Wabup menyampaikan, kondisi pasien positif Covid-19 03 KSB atas nama Tn. AF. Ia menjelaskan, Tn. AF sejauh ini tetap dalam kondisi sehat selama menjalani karantina khsusus di Rusunawa Belisung. Namun demikian terhadap Tn. AF sementara ini belum sama sekali dilakukan swab pasca dinyatakan terjangkit sekitar sepekan lalu.

“Info yang saya dapatkan katanya hari ini adinda AF akan menjalani swab pertamanya pasca dinyatakan positif. Tentu harapan kita dia juga hasilnya (swab) negatif ya, sama seperti pak HM,” harapnya.

Meski upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di KSB terus membaik setidaknya dengan melihat perkembangan pasien positif dan turunnya jumlah warga dalam penanganan. Wabup mengingatkan, agar masyarakat tidak lengah dalam mengantisipasi penyebaran virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok itu.

Menurutnya, salah satu yang menyebabkan cepatnya mewabah virus corona itu di Indonesia. Karena sejak awal baik pemerintah maupun masyarakat sama-sama terlambat menerapkan sistem pencegahannya.

“Kita di KSB ini yang boleh dibilang sudah hampir kondusif dari serangan virus itu harus tetap siaga. Karena kalau ada yang terinfeksi (baru) lagi, kita akan semakin kesulitan melacak awal keberadaan virus itu masuk ke KSB ini,” pungkasnya. (bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here