Survei LabSosio Unram di Pilkada Mataram, Tim Pemenangan Mohan – Mujib Paling Aktif Bergerak

Ketua Laboratorium Sosiologi Unram, Azhari Efendi (tengah), didampingi Kaprodi Sosiologi, H. Rosiadi Sayuti dan tim survei Muhammad Taqiyuddin saat merilis hasil survei untuk Pilkada Kota Mataram. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Laboratorium Sosiologi (LabSosio) Universitas Mataram (Unram), Kamis, 2 Juli 2020 resmi merilis hasil survei tingkat elektabilitas dan popularitas bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan maju di Pilkada Kota Mataram tahun ini.

Ketua LabSosio Unram, Azhari Efendi menjelaskan bahwa survei tersebut dilakukan pada tanggal 12-16 Juni lalu. Adapun jumlah respondennya 480 orang dengan tingkat margin eror 4,5 persen. Survei tersebut dilakukan secara online, dan penyebaran kuisionernya fokus dilakukan melalui WhatsApp Grup.

Iklan

Dijelaskan Azhari Efendi, pada dasarnya survei yang mereka lakukan itu tidak murni untuk mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas calon. Tapi melainkan survei yang dilakukan ingin menggali bagaimana kerja tim pemenangan dari masing-masing kandidat bakal calon.

“Jadi survei ini belum menunjukkan tingkat popularitas dan elektabilitas yang sebenarnya. Kalau survei dilakukan secara ketat dan mendalam mungkin hasilnya akan berbeda,” jelas Azhari.

Karena itu tingkat popularitas dan elektabilitas bakal calon yang ditampilkan hasil survei LabSosio Unram itu hanya menggambarkan bagaimana tim masing-masing kandidat bekerja dalam melakukan gerakan-gerakan pemenangan. Dari hasil tingkat popularitas dan elektabilitas itu dapat diketahui tim siapa yang sudah lebih aktif bekerja.

“Di survei ini kita ingin mengetahui bagaimana tim sukses itu bergerak, tim siapa yang sudah begerak masif. Ketika kami kirim kuesioner ke WhatsApp Grup, lantas tim siapa yang paling aktif menyebarkannya ke pendukung masing-masing untuk mengisi kuisioner,” katanya.

Adapun hasil survei yang ditampilkan, terlihat bahwa tim pemenangan pasangan Mohan Roliskana – TGH Mujiburahman yang nampak sudah sangat aktif bergerak. Hal itu tergambar dari tingginya tingkat popularitas dan elektabilitas yang dimiliki oleh pasangan tersebut dibandingkan dengan pasangan calon yang lain.

  Golkar NTB Beri Lampu Hijau Wacana Duet Mohan - Ahda

Dari sisi popularitas, nama H. Mohon Roliskana menempati posisi teratas dengan tingkat keterkenalan mencapai 63,1 persen. Popularitas Mohan cukup jauh meninggalkan popularitas kandidat lain yang akan tampil di Pilkada Kota Mataram 2020. Posisi kedua ditempati oleh Hj. Putu Selly Andayani dengan tingkat popularitas sebesar 17,3 persen. Kemudian disusul oleh H. L. Makmur Said dengan tingkat popularitas sebesar 11,0  persen. Posisi terakhir di tempati oleh H. Baihaqi yang hanya punya popularitas sebesar 1,2 persen.

Anggota tim survei Muhammad Taqiyuddin menambahkan, karena survei tersebut tidak menggambarkan tingkat popularitas dan elektabilitas figur yang sebenarnya. Maka pesan yang ingin disampaikan dalam survei tersebut adalah bahwa sosialisasi dan kampanye melalui media sosial pada pilkada serentak 2020 cukup aktif dilakukan, lebih-lebih ditengah pandemi Covid-19 ini.

Ketua Program Studi Sosiologi Unram, H. Rosiadi Sayuti mengakui bahwa jika survei yang mereka lakukan itu masih punya kelemahan jika tujuannya untuk mencari tingkat popularitas dan elektabilitas para kandidat. Karena survei itu dilakukan secara online, sehingga responden yang digunakan belum mewakili keseluruhan populasi. Hal itu ditunjukkan dari rata-rata tingkat pendidikan responden yang menengah ke atas. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here