Surat Edaran Karantina PPLN Berakhir, Pemprov Catat 1.117 PMI NTB Telah Dipulangkan Malaysia

T. Wismaningsih Dradjadiah (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov menyebutkan sebanyak 1.117 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang telah dipulangkan Pemerintah Malaysia, sejak awal Januari lalu. Jumlah PMI asal NTB yang telah dipulangkan sebanyak tujuh kloter atau gelombang.

Sementara itu, Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 No. 1/2021 tentang kewajiban karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sudah berakhir per 25 Januari 2020. Sebelumnya, semua PMI asal NTB yang dipulangkan menggunakan penerbangan langsung Kuala Lumpur – Lombok, langsung dikarantina selama 5 hari di Asrama Haji NTB.

Iklan

‘’Sudah tujuh kloter sebanyak 1.117 orang yang dipulangkan,’’ kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Dra. T. Wismaningsih Dradjadiah dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 25 Januari 2021.

Ia tak merincikan PMI yang dipulangkan untuk masing-masing kabupaten/kota di NTB. Karena pihaknya masih merekapnya. Namun, Wismaningsih mengatakan PMI NTB yang telah dipulangkan terbanyak berasal Lombok Timur dan Lombok Tengah.

“Terbanyak Lombok Timur dan Lombok Tengah. Rincian per kabupaten/kota kita kumpulin dulu. Per kloter beda-beda jumlahnya,” katanya.

Terkait dengan surat edaran Satgas Covid-19 Nasional tentang kewajiban karantina PPLN yang berakhir 25 Januari 2020. Wismaningsih mengatakan pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut. Apakah PMI yang baru datang dari luar negeri tetap dikarantina di Asrama Haji atau cukup di masing-masing kabupaten/kota.

“Surat edaran itu berlaku sampai tanggal 25 Januari. Belum ada informasi perpanjangan khusus untuk pelaku perjalanan luar negeri,” katanya.

Wismaningsih menambahkan PMI asal NTB yang akan dipulangkan dari Malaysia akan terus berdatangan. Karena banyak yang sudah habis masa kontrak kerjanya di luar negeri. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional