Sungai Meluap, Belasan Dusun di Desa Beleka Diterjang Banjir

Praya (Suara NTB) – Banjir dadakan menerjang wilayah Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Sabtu, 8 April 2017. Ratusan rumah warga di belasan dusun yang terkena banjir, terendam air dengan ketinggian hampir satu meter. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam musibah banjir ini.

Air mulai naik sekitar pukul 21.00 Wita. Di mana sebelumnya, wilayah Desa Beleka dan sekitarnya diguyur hujan lebat. Besarnya debit air akibat hujan lebat yang turun tidak mampu ditampung oleh sungai, sehingga air meluap ke perkampungan.

Iklan

Rumah warga yang berada di dekat bantaran sungai yang paling parah merasakan dampak banjir. Pasalnya, air sampai masuk ke rumah hingga membasahi perabotan rumah tangga yang ada. Meski demikian, warga memilih tetap bertahap di rumahnya masing-masing, karena takut meninggalkan harta benda yang ada.

Data yang diperoleh Suara NTB menyebutkan, total ada 15 dusun yang terkena dampak banjir. Di antaranya Dusun Jongkor, Sejagat,Bukit Jaton, Beleka II, Dusun Paok, Kebon Taman,Tayar Baru dan Timuk Kokoh. Ditambah Dusun Lebe, Lebe Sane, Penyambak I, Penyambak II Gedong dan Dusun Golong dengan total rumah yang terkena banjir mencapai sekitar 500 rumah.

Atas musibah ini, anggota Polsek Praya Timur serta Koramil 1620-08 Praya Timur turun tangan membantu mengamankan warga. “Sebenarnya  ada dua desa yang terkena dampak banjir. Termasuk Desa Ganti. Namun yang paling parah Desa Beleka,” aku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Loteng, Chairil Ishak, Minggu, 9 April 2017 pagi.

Untuk kondisi banjir, ujarnya, saat ini sudah surut. Warga juga sudah bisa beraktivitas kembali, meski masih sedikit trauma dengan musibah banjir dadakan yang melanda wilayahnya. “Tim dari BPPD provinsi juga sudah turun untuk membantu penangan banjir sekaligus memberikan bantuan,”  tandas Chairil.

Disinggung data kerugian yang dialami warga akibat banjir, Chairil mengaku masih dilakukan pendataan. Selain itu, pihaknya membantu melakukan penanganan pascabanjir.  ‘’Namun untuk sementara ini kerugian baru berupa perabotan dan tembok rumah rusak. karena terendam air. Sedangkan untuk korban jiwa maupun luka-luka, tidak ada,’’ ujarnya. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here