Gubernur: Tanam Pohon Tak Perlu Tunggu Perintah

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dan Wabup Sumbawa, H. M. Husni Djibril dalam pencanangan Gerakan NTB hijau di Sumbawa, Kamis,  12 Desember 2019. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, melaksanakan Penanaman Pohon Bersama di Dusun Kayu Madu Desa Labuhan Badas, Kamis,  12 Desember 2019. Kepada Kepala Desa, Camat, Bupati ataupun Walikota, diminta tidak perlu menunggu perintah dari Gubernur atau Presiden untuk segera menghijaukan tanah. Sebab menanam pohon adalah kebutuhan untuk semuanya.

Dr. Zul, pun mengajak masyarakat untuk mencoba menikmati keindahan alam NTB, bukan hanya pantai dan gunung. Akan tetapi keindahan hutan tidak kalah indah, sebutnya. “Jika kita jalan ke Batulanteh, kadang kepuasan batin dapat bisa dirasa dengan menatap pohon yang indah dan besar disana,” katanya.

Ditegaskannya, jika ada oknum yang menebang pohon atas nama keserakahan, maka hal tersebut bukan hanya menumbangkan pohon yang telah berumur ratusan tahun. Tetapi juga menumbangkan kesempatan generasi masa depan untuk melihat keindahan alam.

“Hari ini kita memulai langkah besar, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlampau lama, kita akan menyaksikan NTB hijau kembali dan burung-burung pun tidak akan berhenti bernyanyi bersama kita,” tutupnya.

Sementara Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTB, atas terselenggaranya pencanangan Gerakan NTB Hijau di Kabupaten Sumbawa. Wabup berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada acara seremonial semata, akan tetapi berkelanjutan menjadi sebuah budaya dan kebutuhan dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan menanam pohon sebagai bagian dari  pengelolaan hutan dan lahan. Juga harus diupayakan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. “Mudah-mudahan ikhtiar baik yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi ini, dapat diikuti dengan pemeliharaan yang baik oleh masyarakat sekitar,” pungkas H. Mo. (arn)