Menghijaukan Kembali NTB dari Sumbawa

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah turut menanam pohon saat Pencanangan Gerakan NTB Hijau, di Dusun Kayu Madu, Desa Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Kamis, 12 Desember 2019. (Suara NTB/Humas NTB)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Provinsi NTB akan merayakan hari jadinya yang ke-61 pada 17 Desember 2019 mendatang. Berbagai kegiatan untuk menyambut acara tersebut telah dan akan dilaksanakan di berbagai kabupaten di NTB. Bahkan, kemeriahan untuk acara tersebut juga dilaksanakan di luar NTB seperti Jakarta.

Rangkaian kegiatan untuk memperingati hari kelahiran NTB tahun ini, juga berlangsung di Kabupaten Sumbawa melalui Pencanangan Gerakan NTB Hijau, di Dusun Kayu Madu, Desa Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Kamis, 12 Desember 2019.

Bersama masyarakat desa, perguruan tinggi, TNI/POLRI, Perangkat Daerah dan PKH se-NTB, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menanam pohon di dusun tersebut yang luasnya sekitar 5 hektar. Ke depan, desa ini direncanakan menjadi destinasi wisata buah bagi masyarakat.

Gubernur mengajak seluruh masyarakat runtuk kembali menghijaukan NTB. Terutama pada lahan-lahan yang selama ini sudah gundul akibat aktivitas masyarakat.

Baca juga:  Bibit Senilai Rp40 Miliar Dibabat Demi Jagung

‘’Mohon kepala- kepala desa, camat dan bupati, kalau ada oknum yang menebang pohon atas nama keserakahan, dia bukan hanya menumbangkan pohon yang berusia ratusan tahun. Namun juga menumbangkan kesempatan generasi masa depan untuk melihat indahnya hutan kita,’’ kata gubernur.

Gubernur mengimbau masyarakat untuk belajar mencintai dan menghargai pohon serta lingkungan. Sebab, kadang kebahagiaan itu muncul, hanya dengan melihat indahnya hutan dengan pohon yang menjulang tinggi.

Dr.Zul menegaskan bahwa masyarakat tidak harus menunggu bupati, gubernur dan presiden untuk menghijaukan NTB. Masyarakat bisa memulai dari diri sendiri, keluarga atau masyarakat terdekat. Sebab katanya, dengan adanya media sosial seperti saat ini, banyak yang mengeluhkan masalah di sekitar. Namun, jarang yang mulai mencari solusi terhadap masalah tersebut.

Baca juga:  Menabur Jagung, Memanen Banjir

‘’Mudah-mudahan melalui gerakan ini, dalam waktu yang tidak terlampau lama, kita bisa tersenyum menyaksikan NTB hijau kembali,’’ katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Drs.H.Mahmud Abdullah menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk mendukung gerakan menghijaukan NTB. Ia mengatakan, Pemda Sumbawa telah mencanangkan program tanam pohon untuk mengembalikan fungsi hutan.

‘’Kami coba dengan menanam sengon. Karena umur sengon ini enam tahun, tentu tidak ada petani yang mau menanam itu, karena hasilnya tunggu enam tahun. Kami sikapi dengan menanam di bawahnya pohon porak,’’ katanya.

Pada pencanangan itu,  gubernur menyerahkan kredit usaha tunda tebang kepada enam kelompok senilai Rp6,6 miliar dan bantuan hibah kepada seluruh kelompok di 10 desa di Kabupaten Sumbawa, senilai Rp3,2 miliar. (*)