Saksikan Barapan Kebo, Kapal Pesiar Bawa Ratusan Wisatawan Perancis Singgah di Sumbawa

NAIKI KARENG - Yachter (perempuan) tengah mencoba menaiki kareng barapan kebo Saka Buffalo Race (Suara NTB/arn)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Kapal pesiar La Perouse menyinggahi  Kabupaten Sumbawa, Sabtu,  30 November 2019,  hari ini. Kapal yang berpenumpang ratusan wisatawan ini mengunjungi obyek wisata Dusun Pamulung, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas. Para wisatawan yang sebagian besarnya dari Perancis ini berkeinginan menyaksikan Barapan Kebo sebagai atraksi budaya di Sumbawa.

“Besok (Sabtu red) kita ada kedatangan 161 wisatawan dari Perancis datang menggunakan kapal pesiar La Perouse. Mereka ingin melihat budaya Sumbawa yang ada di Pamulung.  Kebetulan program mereka culture village. Mereka di sana ingin menyaksikan Barapan Kebo sebagai budaya Sumbawa,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Jufri, S.Sos, M.Si, Jumat,  29 November 2019.

Rencananya, kata Jufri, ratusan wisatawan ini akan singgah selama empat jam di Sumbawa. Selanjutnya dari Sumbawa akan berkunjung ke daerah lain seperti Pulau Komodo, Sulawesi kemudian ke Irian Jaya dan terakhir ke Raja Ampat.   “Kita memang yang bisa lakukan hanya empat sampai lima jam, atau dari pagi sampai sore. Kalau untuk nginap saat ini kita belum bisa. Karena fasilitas kita belum memadai,” terangnya.

Pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Pelindo dalam rangka persiapan penyambutan wisatawan ini. Selain itu juga sudah bertemu dengan kepala desa serta camat agar bisa memanfaatkan momentum kunjungan ratusan wisatawan ini. “Kemarin sudah kita rapat dengan Pelindo. Kemarin saya langsung ketemu dengan kepala desa, camat, kita harus bisa menangkap ini bahkan kedepan ini suatu keadaan positif untuk kunjungan wisata kedepan,” jelasnya.

Kedatangan Kapal Pesiar ini, sebut Jufri, menjadi tolok ukur bahwa wisatawan tertarik berkunjung ke Sumbawa. Karena dalam tahun ini, sudah empat kapal pesiar yang singgah di Sumbawa. “Itu juga menjadi tolok ukur kita, bahwa ketertarikan mereka terhadap daerah kita. Jadi dalam tahun ini ada empat sudah datang kapal itu dan terakhir besok datang.  Bulan Desember juga akan datang,” tukasnya.

Tahun 2020 mendatang rencananya juga akan datang lima kapal berkunjung ke Sumbawa. Hal ini menandakan, bahwa Kabupaten Sumbawa mempunya daya tarik serta keunikan wisata tersendiri. “Karena kayak Lombok, Bali yang sudah tumbuh pesat, tetapi kenapa kita yang diinginkan. Karena keunikan sendiri, ada daya tarik sendiri mereka untuk datang ke Sumbawa,” tandasnya.(ind)