Bupati Sumbawa Dukung Gerakan Bersama Hijaukan NTB

M. Husni Djibril (Suara NTB/dok)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc menyambut positif upaya gerakan bersama Pemprov NTB dan kabupaten dalam menghijaukan kembali hutan NTB.  Bahkan koordinasi akan terus dibangun dengan pemprov kedepannya.

‘’Kaitan dengan keinginan program provinsi itu, tentu kita sambut positif. Manakala itu menjadi hal yang baik untuk masyarakat. Insya Allah kita akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,’’ ujar  bupati saat dimintai tanggapannya terkait rencana Pemprov NTB melakukan gerakan bersama menghijaukan kembali NTB, Jumat, 22 November 2019 kemarin.

Menurutnya, program dari Pemprov ini akan dilaksanakan. Paling penting adalah semangat dari Pemkab yang sudah ditunjukkan. Bahkan bupati komit mem-back up program penghijauan ini. ‘’Bukan lagi mendukung penuh. Pemerintah atasan ketika kita diberikan perintah kita laksanakan. Yang paling penting semangat juang kita dari kabupaten yang sudah kita tunjukkan. Apalagi ada perintah dari provinsi yang sifatnya membangun Sumbawa. Pertama saya di depan untuk mem-back up,’’ tegasnya

Baca juga:  131 Ribu Hektare Hutan NTB Dirambah

Pemkab Sumbawa, kata bupati, sangat berkomitmen menyikapi kerusakan hutan yang terjadi. Bahkan saat ini pihaknya juga sudah bersurat resmi ke seluruh camat agar pembakaran hutan tidak lagi terjadi.

‘’Kalau itu kan, kita sudah buat surat resmi kepada seluruh camat untuk yang namanya pembakaran hutan itu jangan sampai terjadi. Kita imbau juga kepada masyarakat tolong perhatikan. Karena ini Instruksi Presiden yang wajib menjadi acuan kita seluruh masyarakat Sumbawa. Jangan sampai lalai masyarakat kita. Jangan sampai dinilai bahwa Sumbawa tidak taat aturan dan tidak taat pemerintah,’’ tukasnya.

Baca juga:  PPNS Kantongi Calon Tersangka Perambah Hutan

Terhadap kepala desa, juga diminta agar dalam pemberian izin pembukaan lahan dapat mematuhi  persyaratan dan aturan yang ada. Kepala desa juga diharapkan selektif dan waspada terhadap kegiatan yang diberikan izin dan direncanakan. Jangan sampai nantinya mengganggu dan menciptakan suasana yang tidak nyaman untuk pihak lainnya.

‘’Kepala desa kita berikan kepercayaan seperti itu. Tapi saya yakin dan percaya yang namanya pimpinan, mulai dari dusun, desa sampai ke tingkat presiden itu harus seiring, sejalan dan seirama. Kalau itu yang terjadi maka Sumbawa akan aman,’’ pungkasnya. (ind)