Investor Tertarik Kelola Pulau Keramat

Ilustrasi Pulau (suarantb.com/pexels)

Advertisement

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Potensi Kabupaten Sumbawa semakin dilirik para investor. Salah satunya PT. Anugrah Air Biru yang serius akan berinvestasi. Perusahaan asal Jakarta ini berencana menanamkan investasi awal puluhan miliar untuk mengelola Pulau Keramat, Kecamatan Utan.

Kepala DPMPTSP Sumbawa, Tarunawan (Suara NTB/ist)

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumbawa, Tarunawan, membenarkan adanya rencananya tersebut. Pihak perusahaan sudah melakukan presentasi terkait rencana investasi. Bahkan sudah memasukkan surat untuk mendapatkan rekomendasi dari Tim Koordinasi Pemanfaatan Ruang Daerah (TKPRD). Rencananya perusaan tersebut akan menanamkan investasi awal Rp 90 miliar.

“Salah satu perusahaan yang serius dan sudah presentasi tentang profosalnya kemarin di Lantai I yakni PT. Anugrah Air Biru. Kemarin sudah masukkan surat ke kita untuk mendapatkan rekomendasi dari TKPRD. Setelah itu mereka akan mengurus pertek (pertimbangan teknis), maka akan keluar izin lokasi. Menurut mereka, investasi awalnya Rp 90 miliar,” imbuhnya.

Diungkapkannya, perusahaan tersebut akan membangun resort di Pulau Keramat.  Mereka akan memanfaatkan sekitar 40-an hektar lahan untuk dikelola. Dari pertemuan yang dilakukan, pihaknya menilai perusahaan dimaksud sangat serius. “Jadi ada kurang lebih 40an hektar, itu mereka minta untuk kelola. Hampir pasti, mereka serius sekali,” terang Tarunawan.

Dalam presentasi, lanjutnya, pihaknya sudah menyampaikan persoalan yang ada. Dimana sudah ada perusahaan yang terlebih dahulu masuk. Kemudian terdapat 2 hektare Hak Guna Usaha (HGU) yang sudah diurus puluhan tahun lalu. Mereka pun memahami dan akan mengelola sisanya. Karena pengakuan pihak perusahaan bahwa mereka sangat serius untuk berinvestasi.

“Suratnya sudah masuk ke kami. Kemudian ke TKPRD sudah dibuat dan sudah dibuat rekomendasi. Jika sudah mengurus pertek di pertanahan maka keluarlah izin lokasinya. Kalau Izin lokasinya sudah keluar maka mereka mulai beraktifitas. Mudah-mudahan segera,” harapnya. (ind)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.