Rektor UTS Bantu Warga Pompa Air dengan Tenaga Surya

Andi Tirta dan Tim UI bersama warga usai pemasangan pompa air tenaga surya di dusun Batu Putih, Desa Sepayung, Kecamatan Plampang Jumat,  1 November 2019. (Suara NTB/ist)

Advertisement

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Dr. Andi Tirta bersama Tim Universitas Indonesia (UI) Peduli, membantu warga di Sumbawa untuk pemasangan pompa air dengan tenaga surya. Sebagai alternatif dalam mengatasi kondisi kekeringan di banyak titik di Sumbawa saat ini.

“Kondisi Sumbawa di banyak titik saat ini banyak yang kekurangan air, karena musim kering yang berkepanjangan. Sumbawa dengan teriknya adalah sesuatu yang given, dari Allah SWT, yang jauh lebih layak kita berdamai dan beradaptasi dengannya. Namun saya sendiri yakin, bahwa panas dan teriknya Sumbawa adalah berkah untuk kita semua, bukan sebuah masalah,” terang Boy panggilan akrab Rektor muda ini, kepada Suara NTB, Jumat,  1 November 2019.

Menurutnya, panas dan teriknya Sumbawa harus dikonversi menjadi hal yang bermanfaat. Kehadiran pompa air tenaga surya bisa jadi salah satu contohnya. Seperti yang dilakukannya di dusun Batu Putih, Desa Sepayung, Kecamatan Plampang Jumat kemarin. “Alhamdulillah, pompa air kapasitas 1500 liter/jam dengan tenaga surya, sudah aktif di Dusun Batu Putih,” sebutnya.

Kelebihan dari pompa air tenaga surya ini, biaya pemeliharaan yang lebih sedikit, mengurangi kerumitan pengelolaan dan biayanya bisa patungan bayar listrik/bensin, Termasuk dalam mengatur debit air. Solar panel juga bisa bertahan puluhan tahun (tanpa menggunakan baterai). Kekurangannya, faktor keamanan komponen. Kemudian biaya investasi di awal yang relatif besar. Serta harus ada sumber air. Makin jauh sumber air, maka makin mahal.

“Untuk itu, kami berharap, semua pihak, termasuk Pemprov dan Pemkab bisa mendukung program ini,” pungkasnya. (arn)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.