Terduga Pelaku “Illegal Fishing” di Utan Ditangkap

Ilustrasi Penangkapan Ikan Menggunakan Bom

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dua nelayan Desa Bajo, Kecamatan Utan, ditangkap Satuan Polairud Polres Sumbawa terkait dugaan illegal fishing. Nelayan berinisial AR (50) dan R (20) ini ditangkap saat hendak menangkap ikan menggunakan bom di pantai desa setempat, Kamis,  17 Oktober 2019 sekitar pukul 05.30 Wita. Informasinya, salah satu terduga sudah sering ditangkap dalam kasus yang sama.

Kasat Polairud Polres Sumbawa, IPTU Lalu Punia Asmara kepada wartawan membenarkan penangkapan tersebut. Terduga pelaku yang merupakan paman dan keponakan ini diamanakan di Pantai Desa Bajo, Utan, sekitar 15 meter dari bibir pantai saat hendak menangkap ikan menggunakan bom. Dari tangan mereka berhasil diamankan barang bukti berupa satu

unit sampan tanpa katir, dua unit mesin ketinting 20 PK, satu unit kompresor lengkap dengan selang, 6 botol bom ikan dan barang bukti lainnya.

Dijelaskannya, salah satu terduga pelaku yakni AR merupakan pemain lama. Penangkapan kali ini merupakan penangkapannya yang keempat kali dalam kasus yang sama. Yakni dua kali ditangkap oleh Dit Polairud Polda NTB dan dua kali oleh Sat Polairud Polres Sumbawa. “Satu orang pemain lama yakni AR. Ini yang keempat kali dilakukan penangkapan,” terangnya.

Saat ini pihaknya tengah melakukan penyidikan terhadap kasus ini. Penyidikan ini dilakukan langsung oleh penyidik Sat Polairud Polres Sumbawa. “Proses sidik dilakukan oleh Sat Polairud Polres Sumbawa. Karena Karena kita punya unit Gakkum/penyidik Satpolairud Polres Sumbawa,” tandasnya. (ind)