Limbah Dibuang ke Laut, Dinas LH Sumbawa Ancam Cabut Izin Tambak di Penyaring

Ilustrasi Limbah (suarantb.com/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (LH) akan melakukan pengecekan ke lokasi salah satu tambak di Dusun Omo, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara. Hal ini untuk memastikan apakah pengusaha tambak sudah memperbaiki pengelolaan limbahnya.

Kepala Dinas LH Kabupaten Sumbawa, Abdul Haris S.Sos menyampaikan, pengecekan dilakukan karena perusahaan tambak diketahui membuang langsung air limbah ke laut tanpa melalui proses endapan. Dari kelalaian itu, pihaknya juga sudah memberikan teguran dan pemberhentian sementara aktivitas tambak.

“Proses limbahnya yang dibuang secara langsung ke laut. Karena kelalaian itu, maka diberikan surat teguran. Dari teguran yang telah kita berikan maka hari ini atau mungkin besok, dilakukan pengecekan lapangan atas kelalaian dokumen amdal yang telah dipersyaratkan untuk operasional sebelumnya. Apakah perusahaan tambak sudah melakukan langkah-langkah terhadap surat teguran yang kita berikan,” ujarnya, Senin (17/6).

Ditegaskannya, jika dari pengecekan pihak perusahaan belum melakukan pembenahan maka akan ada tindakan tegas selanjutnya yang akan diterapkan. Artinya tidak lagi diberikan izin untuk melakukan penebaran atau penindaklanjutan, sampai adanya proses pembenahan.

“Kalau tidak ada, maka secara tegas kita katakan izinnya kita cabut atau tidak diberikan penebaran selanjutnya. Sepanjang belum melakukan langkah proses perbaikan Amdal,” pungkasnya. (ind)