Penemuan Benda Diduga Bom, Ini Kata Bupati Husni

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril B.Sc memberikan penjelasan terkait adanya penemuan benda diduga bom di luar pintu gerbang selatan kantornya sehari sebelum perayaan HUT RI ke-72. Bupati menilai aksi tersebut hanya main-main dan tidak serius, hanya semata-mata ingin mengganggu.

“Benda diduga bom yang sifatnya teror itu sepertinya main-main. Kalau saya beranalisa ini sepertinya pura-pura. Sepertinya ada keinginan untuk menganggu saja,” terangnya kepada wartawan usai pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-72, Kamis, 17 Agustus 2017.

Mengingat, kata Bupati, belum ada kejelasan mengenai benda tersebut apakah merupakan bom atau bukan. Kemudian tempat pemasangan benda juga dinilainya tidak masuk akal. Dalam hal ini dipasang di luar pintu sayap kiri selatan yang bukanlah pintu utama. Makanya, analisa Bupati hanya sekedar teror untuk menakut-nakuti masyarakat ataupun pemerintah Kabupaten Sumbawa.

“Saya belum dapat laporan apakah itu benar bom, ataukah benda yang dibuat seolah-olah menjadi rakitan bom dengan dibuatkan kabel dan diisi dengan segala macam bisa saja seperti itu. Makanya saya mengatakan bahwa itu masih diduga bom atau benda yang menyerupai bom. Kalau sudah demikian, maka itu hanya sekedar teror untuk menakut-nakutkan masyarakat, pemerintah kabupaten Sumbawa. Tetapi alhamdulilah saya juga tidak gentar dan tidak takut. Karena dari sisi tempatnya saja tidak masuk akal

sebagai sebuah ancaman. Itu di luar pintu, dan pintu itu bukan pintu utama yang setiap saat orang lewat,” tukasnya.

Dijelaskannya, banyak kemungkinan yang bisa diperkirakan terkait kejadian ini. Kemungkina ada kelompok atau organisasi tertentu yang tidak senang Sumbawa maju. Kemungkinan juga ada orang-orang secara personal yang tidak menginginkan masyarakat Sumbawa senang. Ancamannya pun bisa jadi kepada pemerintah ataupun kepada pejalan kaki dan pegguna jalan di sekitar.

“Banyak kemungkinan,” pungkasnya.

Mengenai kejadian ini, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menyelidikinya. Ia pun sudah meminta Kapolres agar melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini. Supaya bisa diketahui analisis kejadian yang sesungguhnya. “Saya berharap kepada kepolisian bisa menjelaskan apa sesungguhnya. Kemudian analisis kejadiannya. Mudah-mudahan nanti akan kita temukan apa sih sesungguhnya,” tamba Bupati.

Diketahui, Benda diduga bom ditemukan anggota Pol PP Sumbawa di gerbang sebelah Timur Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (16/8) dinihari sekitar pukul 03.00 Wita. Benda berupa potongan pipa paralon yang berisi jam, paku, dan kabel tersebut dibungkus menggunakan lakban yang diletakkan orang tak dikenal. Anggota Pol PP yang curiga dengan benda tersebut kemudian melaporkanya ke Polres Sumbawa. Pasca adanya penemuan benda diduga bom ini, Pemda bersama dengan FKPD mengambil langkah cepat. Salah satunya menggelar pertemuan di Kantor Bupati Sumbawa membicarakan hal tersebut. (ind)