Hampir Semua TPI di Sumbawa Belum Berfungsi Maksimal

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Hampir semua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Sumbawa belum berfungsi maksimal sesuai hajatnya. Tanpa adanya dukungan fasilitas vital seperti air bersih, pabrik es dan SPDN (pom bensin bagi nelayan). Rata rata yang tersedia saat ini hanya dermaga tambatan perahu dan bangunan pelelangan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Sumbawa, Ir. H. Junaidi, M.Si, saat ditemui Suara NTB, Rabu, 21 September 2016 menyebutkan TPI Labuan Mapin, TPI Tanjung Pengamas, TPI Prajak,TPI Teluk Santong (milik Provinsi), TPI Labuan Trata, TPI Labuan Bua, TPI Labuan Sangur dan lainnya. Namun yang dilengkapi dengan fasilitas lumayan lengkap baru sebatas TPI Tanjug Pengamas yang berada dalam kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI).

“Selebihnya sangat minim. Kita belum mampu menyiapkan fasilitas pendukung, terutama TPI yang berada dalam kawasan PPI,” aku H. Jun, panggilan akrabnya.

Hajat dibangunnya TPI, mempermudah nelayan sebagai penghasil ikan untuk melakukan transaksi jual beli melalui proses lelang untuk mendapatkan harga yang bagus. Hal ini bisa difasilitasi oleh pemerintah melalui SKPD terkait, pemerintah desa ataupun melalui koperasi nelayan. Namun, praktek di lapangan, hal tersebut belum bisa dilakukan, karena sarana yang terbatas. Sehingga yang

terjadi selama ini, nelayan melakukan transkasi sendiri langsung dengan pengepul atau pembeli. Meski tak dipungkiri pula, kadang praktek seperti ini bisa menjebak nelayan dengan para tengkulak.

Untuk itu, TPI yang ada mestinya dioperasikans esuai fungsi yang semestinya. Hal ini bisa dimulai dengan mengoptimalkan TPI Tanjung Pengamas yang fasilitasnya lumayan lengkap bila dibandingkan TPI lainnnya. Di TPI Tanjung Pengamas, kini telah ada dermaga, kantor pelelangan, air bersih, listrik, SPDN, pabrik es hingga ruang pendingin untuk pembekuan ikan. “Kita harapkan semua fasilitas ini bisa beroperasi mulai tahun depan, sehingga nelayan dapat melakukan proses lelang untk harga ikan yang lebih baik,” terang H. Jun.

Sementara di TPI lain masih jauh dari kata lengkap. Seperti di Labuan Mapin yang tersedia baru dermaga dan bangunan kantor. Bahkan di TPI lainnya baru sebatas dermaga, contohnya deraga di Prajak. Dalam hal ini, Pemerintah daerah akan mengupayakan pembenahan secara bertahap terhadap TPI yang ada. Selain itu, kedepan, pemerintah juga berencana menambah dua PPI, yakni PPI Labuan Bua dan PPI Labuan Jambu. Setelah dua PPI yang ada saat ini, Tanjung Pengamas dan Labuan Mapin berjalan optimal. (arn)