Calon PPPK di KSB Masih Kantongi SK Honorer

0
9
Malik Nurdin. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Puluhan calon Tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hingga kini masih mengantongi SK pegawai honorer daerah. Meski mereka telah dinyatakan lulus saat rekrutmen pada awal 2019, namun belum ada tanda-tanda kapan pemerintah pusat akan meresmikan keberadaan mereka.

Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB, H. Abdul Malik Nurdin, S.Sos., M.Si mengakui, sementara ini para tenaga honorer yang telah dinyatakan lulus penerimaan PPPK pada tahun lalu tetap mengantongi SK sebagai pegawai honorer. “Ya SK mereka kita perpanjang. Kan SK sebagai PPPK-nya belum terbit dari pusat,” ungkapnya.

Pada SK honorer yang baru, para calon PPPK itu tetap ditempatkan di tempat kerjanya yang sama. Menurut, H. Malik selama ini memang mereka tetap dibutuhkan pada unit-unit kerja pemerintah tersebut. Demikian juga dengan pengangkatan mereka pada jalur tenaga PPPK. “Mereka tetap bekerja di tempat yang sama sekarang ini,” sebutnya.

Malik menyatakan, tak ada persoalan para calon tenaga PPPK tersebut sementara ini tetap mengantongi SK sebagai pegawai honorer. Dan jika pada akhirnya pemerintah pusat menerbitkan SK-nya, maka secara otomatis mereka akan dialihkan statusnya sebagai tenaga PPPK.

“Mekanismenya nanti mereka cukup mengajukan pengunduran diri sebagai pegawai honorer. Dengan begitu kita hapus mereka dari data dan selanjutnya terdata pada data pegawai PPPK,” timpal H. Malik.

Ditanya mengenai kapan pusat akan menerbitkan SK pengangkatan para tenaga PPPK tersebut. Secara jujur mantan Asisten Administrasi Umum Setda KSB ini mengaku, pihaknya belum berani memastikannya. Namun yang jelas kata H. Malik, pemerintah pusat tengah berupaya mempercepat seluruh administrasi dan persyaratan pengangkatan para pegawai non Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu.

  DPRD KSB Minta Kemenhut LH Tinjau Proper Hijau PT AMNT

“Kami juga hanya bisa menunggu di sini. Dan harapan kami mudah-mudahan secepatnya terbit SK mereka. Kan kasihan juga sudah setahun menunggu,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dari hasil seleksi penerimaan tenaga PPPK tahap pertama yang dilaksanakan Pemda KSB pada tahun 2019 lalu, tercatat sebanyak 87 orang dinyatakan lulus dari kuota penerimaan 209 orang. Diantara dari yang dinyatakan lulus tersebut 14 pegawai berstatus sebagai tenaga harian lepas (penyuluh) yang di-SK-kan oleh Kemterian Pertanian (Kementan) kala itu.(bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here