Mantan Koreografer Madonna Garap Sajian Tari Festival Taliwang

Ratusan penari lokal berlatih untuk persiapan Festival Taliwang di bawah arahan koreografer Eko PC. (ist/dok ajad)

Taliwang (Suara NTB) – Sajian tari pada acara puncak Festival Taliwang yang akan digelar 20 Oktober mendatang ternyata tidak digarap oleh sembarang orang. Adalah Eko PC alias Eko Suprianto, mantan koreografer tour dunia Madonna adalah peraciknya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata (Budpar) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Ajad Sajadah, S.Sos menjelaskan, tema yang diangkat Eko PC pada tari kolosal puncak Festival Taliwang nantinya adalah ‘Pesona Lumpur Taliwang’. Sesuai temanya, lokasi kegiatan pun akan ditempatkan di alam terbuka dengan konsep arena karapan kerbau (barapan kebo). ‘’Lokasinya kita sudah siapkan di Bentiu, Kelurahan Dalam, Taliwang,” jelasnya kepada wartawan, Senin, 21 Oktober 2019.

Ajad memaparkan, tari kolosal Pesona Lumpur Taliwang akan menghadirkan ratusan penari lokal. Mulai dari orang tua, penari remaja hingga anak-anak. Prosesi menari nantinya akan dibuka dengan konser musik kontemporer yang memadukan unsur musik etnik yang ada di Sumbawa Barat.

Selanjutnya Tari Kerbau yang akan dimainkan oleh 100 penari dengan 50 pasang kerbau. Di mana menurut Ajad, tarian tersebut diadopsi Eko PC dengan eksplorasi gerak yang mempresentasikan semangat, kekuatan, dan kelicahan pada karakter kerbau. ‘’Sebagai koreografer profesional, mas Eko PC ini benar-benar

bisa mengekplorasi tradisi barapan kebo kita ke dalam bentuk tari,’’ sebutnya.

Selain tari kerbau yang mempresentasikan tradisi barapan kebo adat masyarakat Sumbawa. Eko PC juga mengkreasi ‘tari kolong’. Sajian tari ke tiga dalam rangkaian tari kolosal Pesona Lumpur Taliwang’ itu disebut Ajad menggabarkan aktivitas perempuan masa lampau saat membawa air di atas kepala dengan cara dijunjung. ‘’Nanti tarian ini ada kolaborasi dengan sakeco-nya,’’ paparnya.

Ajad menjelaskan, mengkreasi keseluruhan tari yang akan ditampilkan di Festival Taliwang secara kolosal, Eko PC tidak sendiri. Eko membawa timnya langsung dari Institut Kesenian Surakarta (IKS). Di mana tim tersebut berisikan para penari-penari profesional yang sudah banyak malang melintang di dunia seni tari nasional maupun internasional. “Alhamdulillah ya kita dapat support penuh untuk menyukseskan Festival Taliwang tahun ini,” sebutnya.

Disinggung soal masuknya Festival Taliwang sendiri dalam agenda 100 Callendar of Event (CoE) Wonderfull Indonesia 2020. Ajad mengatakan, pasca kegiatan tahun ini, pihaknya akan segera memulai tahapan persiapannya. Menurutnya meski tahun depan seluruh aktivitasnya diambil alih oleh pusat, tetapi Pemda KSB perlu melakukan persiapan pra terlebih dahulu. “Insyaallah setelah pagelaran tahun ini. Kita siap-siap lagi untuk tahun 2020,” imbuhnya. (bug)