Dandim 1628 SB Dianugerahi Gelar Bija Kalanis Mekal Tana Kamutar

Penyerahan piagam gelar adat kepada Dandim 1628 SB oleh Bupati KSB, Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Dandim 1628 Letkol CZI Eddy Oswaronto ST, mendapatkan gelar kehormatan dari Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Anorawi, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Penyematan gelar kehormatan tersebut, diserahkan langsung oleh pemangku adat LATS Anorawi, Dr. KH. Zulkifli Muhadli SH, MM, sebelum pelaksanaan HUT TNI ke 74 di Halaman Graha Fitrah (GF).

Pengurus LATS Anorawi KSB Agus Irawan Syahmi kepada Suara NTB, Sabtu, 5 Oktober 2019 mengatakan, pemberian gelar tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk penghargaan bagi orang-orang pilihan yang sudah bertanggung jawab menjaga keamanan. Gelar Bija Kalanis Samawa ini memiliki makna, sebagai putra pilihan yang memiliki kompetensi, pengetahuan luas, dan memiliki andil dalam pembangunan daerah terutama dalam menjaga keamanan serta ketertiban di KSB.

Tentu dengan pemberian gelar tersebut, sebagai Lembaga adat berkepentingan supaya persoalan yang langsung berhubungan dengan kebutuhan bagi masyarakat harus segera dilaksanakan dengan baik. Maka sudah suatu keharusan LATS untuk segera mengambil suatu kebijakan untuk memberikan gelar tersebut.

“Ini merupakan

sinergi antara pemerintah daerah dengan Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Anorawi untuk membangun daerah ini (Sumbawa Barat),” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 1628 SB Letkol CZI Eddy Oswaronto ST, setelah mendapat gelar kehormatan mengatakan, mendapat gelar kehormatan ini merupakan salah satu kebahagiaan baginya sekaligus juga menjadi beban amanah. Dimana dalam konteks ini diharapkan silaturrahmi tetap terjaga, baik yang sifatnya lahiriah maupun batiniah.

Sebagai penjaga keamanan masyarakat, pihaknya berkomitmen meluruskan niat tersebut dan bersedia memberikan jiwa dan raga demi masyarakat KSB. Bahkan untuk mendapatkan gelar adat, dirinya mengaku baru kali ini dirasakan setelah sebelumnya bertugas di daerah lainnya.

Untuk itu, pihaknya sangat berterima kasih dengan Pemerintah karena memberikan gelar kehormatan baginya dan instansi yang dipimpinnya. Tentu kedepannya, dirinya mengaku akan bersinergi secara lebih aktif dan membantu pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di KSB.

“Silaturrahmi harus tetap dijaga karena dengan silaturrahmi semua potensi daerah bisa terekspose sekaligus mencari jalan keluar untuk menyelesaikan masalah yang ada,” pungkasnya. (ils)