Ke Korsel, Bupati Tawarkan Potensi Energi Terbarukan KSB

Bupati KSB HW. Musyafirin menerima investor di booth yang disediakan pihak kementerian lingkungan Korsel. (Suara NTB/ist)

Advertisement

Taliwang (Suara NTB) – Selama satu pekan lalu, Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM berkunjung ke Korea Selatan (Korsel). Bukan untuk pelesir bupati ternyata pergi membawa misi menawarkan potensi energi terbarukan yang ada di daerah kepada sejumlah investor di negeri ginseng tersebut.

Bupati menjelaskan, kunjungannya ke Korsel atas undangan dan pembiayaan Menteri Lingkungan negara berangkutan dan difasilitasi oleh komunitas Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI). Adapun dirinya mendapat kehormatan itu, karena Korsel menilai KSB merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki konsen dengan perlindungan lingkungan.

“Kebetulan pemanfaatan energi terbarukan merupakan salah satu upaya yang kita bisa tempuh untuk  menyelamatkan lingkungan,” jelas bupati kepada wartawan.

Menurut bupati, selama berada di Korsel dirinya melobi sejumlah investor yang memiliki konsep pengembangan usaha energi terbarukan. Di mana orang nomor satu di KSB ini setidaknya menawarkan 3 potensi sumber energi terbarukan yang dimiliki daerah. Diantaranya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) pada fasilitas bendungan Bintang Bano, energi bio massa dan potensi pembangkit listrik tenaga gelombang/arus laut. “Jadi ternyata potensi energi terbarukan yang kita punya itu sudah masuk dalam radar mereka di sana (Korsel),” ungkapnya.

Dari hasil presentasinya kepada sejumlah investor, bupati mengaku, minat mereka untuk membiayainya cukup tinggi. Hanya saja lanjut dia, untuk memulainya diperlukan sejumlah persiapan dari pemerintah. Baik itu kabupaten, provinsi maupun pusat. “Kan ini investasi dari luar. Dan bicara soal energi di negara kita ini kan kewenangannya berjenjang tidak semua ada pada kita (kabupaten),” cetusnya.

Karena itu bupati menyatakan, melihat minat sejumlah investor yang ditemuinya di Korsel itu. Pemda KSB akan melakukan sejumlah persiapan dengan menata sumber-sumber energi terbarukan yang telah ditawarkan tersebut. “Oleh mereka juga kita diberi motivasi bahwa memang energi terbarukan itu sangat bagus dikembangkan,” ujarnya.

Selain menawarkan potensi energi terbarukan, bupati mengatakan, Kemterian Lingkungan Korsel menunjukkan bagaimana upaya pemerintah di sana mengatasi persoalan sampah. Dan bupati mengaku takjub dengan canggihnya teknologi yang telah diterapkan negara K-POP tersebut. “Di sana fasilitas pengeloaan sampahnya di bangun di bawah tanah. Jadi tanpa sadar kita di atasnya tidak tahu kalau di bawah itu ada aktiivitas pembakaran sampah,” kenangnya.

Untuk mencontoh, teknologi yang diterapkan Korsel itu dikatakan bupati sejauh ini memang sangat sulit. Selain teknologinya yang mahal, sumber daya pengelola juga belum ada di daerah. Namun demikian konsep-kosep sederhana yang pernah diterapkan di negera tersebut bisa diadopsi. “Kalau kita mau langsug seperti mereka tidak bisa. Tapi kita bisa tiru konsep sederhana mereka dan saya rasa itu bisa kita lakukan di sini,” klaimnya.(bug)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.