Diduga Salahgunakan Visa, Timpora KSB Periksa Dua Warga Australia

Nicole Jenning dan anaknya Shelby Alexandra Jennings saat diperiksa oleh Timpora KSB atas dugaan penyalahgunaan visa. (ist/Dok Kesbangpoldagriksb)

Taliwang (Suara NTB) – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Sumbawa Barat melakukan pemeriksaan terhadap dua warga negara asing (WNA) asal Australia yang dalam beberapa bulan terakhir bermukim di pantai Jelenga, kecamatan Jereweh. Pemeriksaan WNA yang diketahui bernama Nicole Jennings (53) dan anaknya Shelby Alexandra Jennings (26) itu diduga karena terindikasi melakukan penyalahgunaan visa.

Pemeriksaan terhadap keduanya oleh Timpora itu berlangsung, Jumat,  30 Agustus 2019. Tim langsung turun ke lokasi bermukim Nicole dan anaknya di salah satu bangunan villa di pesisir pantai Jelenga.

“Kegiatan turun lapangannya tadi pagi. Kebetulan saya mewakili Kesbangpoldagri KSB dalam Timpora yang turun ke lapangan melakukan pengecekan terhadap kedua WNA tadi,” terang Kasi Pengkajian Masalah Strategis dan Penanganan Konflik (PMSPK) Kesbabgpoldagri KSB, Henny Sasmitha, ST kepada wartawan.

Ia menjelaskan, sementara ini indikasi awal Timpora terhadap Nicole dan anaknya diduga telah menyalaggunakan status visa-nya. Sebab visa yang dikantongi untuk kegiatan kunjungan (visitor). Namun beberapa informasi yang diperoleh tim, selama berada di pantai Jelenga Nicole menangani proses kegiatan pembangunan villa yang ditempatinya.

“Jadi ada indikasi si Nicole ini bekerja di villa itu bukan sebagai pengunjung. Karenanya ia patut diduga ia melakukan penyalahgunaan visa yang dikantonginya sebagai visitor,” urai Henny.

Dari dokumen keimigrasian yang dikantongi Nicole dan anaknya Shebllby. Keduanya sudah berada di  Indonesia sejak  tanggal 15 Juli lalu dan akan berakhir masa tinggalnya pada 15 September mendatang. Henny tidak bisa memastikan sejak kapan Nicole berada di salah satu villa di pantai Jelenga di KSB itu. Namun ia mengungkapkan, berdasarkan pengakuan Nicole dirinya sudah beberapa kali berkunjung ke KSB dan bahkan saat ini tengah mengurus KITAS (karu izin tinggal terbatas) agar bisa tinggal lebih lama di KSB. “Katanya persyaratan untuk ngurus KITAS-nya ada sama agennya. Tapi tadi tidak bisa ditunjukkan kepada tim,” bebernya.

Dari pemeriksaan awal itu, Timpora KSB tidak mengamankan Nicole maupun anaknya Shelby. Tim hanya menyita seluruh dokumen keimigrasian keduanya berupa pasport berikut visa-nya. Timpora masih akan melakukan pendalaman atas dugaan penyalahgunaan visa keduanya, karena itu pekan depan Nicole dan anaknya dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan di Kantor Imigrasi Sumbawa. “Rencana Senin mereka akan diperiksa lagi di Sumbawa. Apa nanti terbukti mereka bersalah atau tidak ya kita masih tunggu saja hasil pemeriksaan mendalam (kantor) imigrasi Sumbawa,” tukas Henny.

Terlepas dari indikasi penyalahgunaan visa oleh Nicole dan Shelby, ada fakta menarik lain dari hasil turun lapangannya Timpora, kemarin. Henny mengungkapkan, villa yang ditempati Nicole yang beberapa bagiannya masih dalam tahap pembangunan belum mengantongi kelengkapan izinnya. Namun saat ditanya apakah villa tersebut milik Nicole, Henny tak berani memastikan dan berdalih ranah tersebut tidak masuk dalam kewenangan Timpora.

“Informasinya di BPM (badan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu) katanya syarat-syarat villanya (izin) belum lengkap. Tapi kalau mau dalami soal itu silakan tanya langsung ke BPM,” elaknya. (bug)