Pabrik Pupuk Organik di KSB Ditargetkan Beroperasi 2019

Ilustrasi (Pupuk Organik)

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) dan UMKM Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menargetkan keberadaan pabrik pupuk yang sudah lama mangkrak bisa beroperasi di tahun 2019. Bahkan semua sarana untuk menunjang pabrik tersebut juga sudah dilengkapi termasuk mesin yang sebelumnya dinyatakan rusak juga sudah diperbaiki.

Sekretaris Dinas Perindagkop UMKM KSB, Ir. Hj. Siti Nuraini kepada Suara NTB, mengatakan, memang keberadaan bangunan pabrik pupuk organik sudah terbangun sejak lama dan belum bisa digunakan. Hal itu terjadi karena mesin yang digunakan mengalami kerusakan setelah bencana terjadi di wilayah setempat.

Setelah berkoordinasi lebih jauh akhirnya pihak Kementerian bersedia untuk mengganti mesin yang dinyatakan rusak tersebut. Bahkan untuk mesin pengganti yang baru sudah siap digunakan dan hasil uji coba juga sudah memberikan hasil yang baik. Hanya saja untuk sementara ini masih menunggu rekanan yang akan mengelola pabrik tersebut. Jika tidak ada kendala, maka dalam waktu dekat ini pabrik tersebut bisa beroperasi.

“Butuh perjuangan yang cukup panjang supaya¬† pabrik ini tidak mangkrak dan mudah-mudahan dalam bulan ini sudah ada pengelola yang akan mengoperasikan pabrik tersebut.¬† Karena mesin yang baru sudah siap semua tinggal menunggu pengelolanya saja,” ungkapnya.

Dikatakannya, dengan mulai beroperasinya pabrik tersebut, maka ketersediaan pupuk di KSB akan tercukupi. Apalagi untuk saat ini ketersediaan pupuk organik dianggap masih langkah, sehingga masyarakat lebih memilih pupuk non organik. Jika pabrik pupuk bisa beroperasi dengan maksimal, mimpi besar daerah menjadi lokasi produksi pupuk organik terbesar di NTB akan segera bisa terwujud.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan Dinas Pertanian untuk mendukung keberadaan pabrik itu dan dari dinas juga siap mendukung demi terwujudnya KSB sebagai daerah penghasil pupuk organik. Tetapi karena masih belum beroperasi secara maksimal, minimal bisa difungsikan lebih dulu itu jauh lebih baik daripada dibiarkan tetap mangkrak seperti sekarang ini.

“Kita punya mimpi besar dengan Pabrik pupuk yang ada saat ini. Tetapi untuk sementara ini kita minta bisa jalan dulu itu lebih baik daripada menjadi bangunan mangkrak,” tandasnya. (ils)